Kecuali Marc Marquez, Manajer Honda Kritik Pebalap Lain di Timnya

Kompas.com - 27/09/2019, 16:41 WIB
Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, saat menjalani sesi latiha bebas MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland, Alcaniz, Sabtu (21/9/2019). AFP/JOSE JORDANPebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, saat menjalani sesi latiha bebas MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland, Alcaniz, Sabtu (21/9/2019).
|

KOMPAS.com - Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, melontarkan kritiknya soal performa para pebalapnya dalam beberapa seri terakhir MotoGP 2019.

Marc Marquez menjadi ujung tombak bagi Honda pada musim ini. Dia selalu tampil garang di setiap seri balapan pada MotoGP 2019.

Rider berjulukan The Baby Alien tersebut tampil cukup dominan pada musim ini dengan membukukan delapan kali kemenangan dari 14 seri balapan yang telah dilakoninya.

Selain kemenangan, Marquez menjadi pebalap yang paling banyak menyumbangkan poin untuk tim berlogo sayap tunggal itu, setelah tiga pebalap lainnya (pabrikan dan satelit) masih belum menemukan konsistensinya.

Baca juga: Kans Marquez Juarai MotoGP dengan Raihan Poin Tertinggi

Rekan satu tim Marquez, yakni Jorge Lorenzo, menjadi salah satu pebalap pabrikan Honda yang paling disorot pada musim ini. Dia gagal bersinar bersama dengan kuda besinya, yakni RC213V.

Dua pebalap dari tim satelit Honda (LCR Honda), Cal Cruthclow dan Takaaki Nakagami, juga masih berjuang untuk tampil kompetitif dan menemukan ritme yang sesuai saat melaju di lintasan balap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melihat kenyataan tersebut, Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, melontarkan kritik dengan menyebut semua pebalap Honda selain Marc Marquez adalah pebalap yang lambat.

Pasalnya, dengan motor yang sama, kecuali Takaaki Nakagami yang masih menggunakan motor spesifikasi musim 2018, Lorenzo dan Crutchlow belum mampu secara konsisten bersaing dengan para pebalap di baris depan.

Baca juga: Mampukah Marc Marquez Kunci Juara Dunia MotoGP 2019 di Thailand?

"Masalahnya adalah pebalap lain tidak mampu berbuat banyak meskipun melaju dengan motor yang sama," kata Alberto Puig, dilansir BolaSport.com dari Motorsport-Total.

"Hanya ada satu pebalap yang mampu melakukan itu, yakni Marc Marquez," ujar pria berusia 52 tahun tersebut.

Halaman:


Sumber BolaSport
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.