Valentino Rossi Nilai Positif Pengunduran Diri Presiden Yamaha

Kompas.com - 22/09/2019, 07:20 WIB
Valentino Rossi memacu motornya pada sesi kualifikasi MotoGP San Marino di Misano, 14 September 2019. AFP/MARCO BERTORELLOValentino Rossi memacu motornya pada sesi kualifikasi MotoGP San Marino di Misano, 14 September 2019.

KOMPAS.comValentino Rossi menilai pengunduran diri Kouichi Tsuji dari Yamaha adalah sebuah langkah positif dalam proses perombakan tim yang sedang berlangsung.

Rossi menyatakan bahwa Yamaha memang perlu melakukan perombakan tim. 

Menurut pebalap asal Italia itu, wajar jika ada orang yang datang dan pergi untuk dapat memberikan kontribusi dalam tim Yamaha.

Meski demikian, Rossi tetap memiliki hubungan baik dengan Kouichi Tsuji selama menajalani kariernya bersama pabrikan asal Jepang.

Dilansir BolaSport.com dari Crash pada Sabtu (21/9/2019), Yamaha memang mulai melakukan perubahan besar-besaran untuk meningkatkan peforma motor mereka yang dianggap kalah bersaing dengan Honda dan Ducati di MotoGP musim ini.

Baca juga: Rossi dan Vinales Beda Pendapat Jelang GP Aragon

Ini menjadi komitmen pabrikan asal Jepang tersebut untuk dapat bersaing kembali di MotoGP di masa mendatang.

Sayangnya, hal itu juga berdampak pada birokrasi tim dengan mundurnya Tsuji dari Yamaha saat ini.

Atas hengkangnya Tsuji, Rossi menyiratkan bahwa pria Jepang itu lebih cocok untuk peran teknik daripada manajemen tingkat atas.

"Bagi saya, dia adalah insinyur yang sangat baik, tetapi dalam beberapa tahun terakhir perannya tidak fantastis bagi saya,” kata Rossi.

"Orang yang berbeda datang dan kami membutuhkan mereka karena dalam beberapa tahun terakhir kami sudah berjuang terlalu banyak," sambung pebalap asal Italia.

Baca juga: Rossi: Marquez Kini Lebih Pentingkan Quartararo

Menurut Rossi, dia dan timnya saat ini perlu waktu untuk meningkatkan perfoma motor demi meraih kemenangan pada balapan.

Yamaha hanya meraih dua kemenangan MotoGP dalam dua setengah musim terakhir.

Dengan perombakan yang dilakukan Yamaha, saat ini mereka sedang mengambil momentum dengan meningkatkan beberapa elektronik motor dan akselerasi.

Hasilnya, perombakan yang dilakukan mulai terasa, terutama pada sesi latihan MotoGP Aragon Spanyol, Jumat (20/9/2019).

Rossi mengaku khawatir setelah memulai MotoGP Aragon 2019 di posisi ke-17 pada sesi latihan bebas pertama.

Namun, Rossi tampil cemerlang dengan menempati posisi ketiga, di belakang Marc Marquez, dan Maverick Vinales, pada sesi latihan kedua.

"Saya cukup khawatir karena biasanya ketika Anda mulai buruk, sulit untuk pulih pada level ini, dengan banyak pebalap yang sangat kuat," kata Rossi.

"Setelah itu, kami lebih berkonsentrasi pada catatan waktu. Kami ingin mencoba dan tetap berada di posisi sepuluh besar," ucap pebalap berjulukan The Doctor itu. (Delia Mustikasari)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X