Di Tengah Kabut Asap Kebakaran Hutan, Tour de Siak Tetap Berlangsung

Kompas.com - 20/09/2019, 16:00 WIB
Lomba balap sepeda Tour de Siak Etape I Siak Dayung pada Rabu (19/10/2016). Tampak gambar pebalap dari lima negara memacu sepedanya menuruni jembatan Sultanah Latifah di tengah Kota Siak. sahLomba balap sepeda Tour de Siak Etape I Siak Dayung pada Rabu (19/10/2016). Tampak gambar pebalap dari lima negara memacu sepedanya menuruni jembatan Sultanah Latifah di tengah Kota Siak.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Di tengah kabut asap kebakaran hutan yang melanda lokasi, balap sepeda Tour de Siak (TdSi) tetap berlangsung.

Gubernur Riau Syamsuar menyatakan dirinya tetap mendukung pelaksanaan balap sepeda berskala internasional itu.

Saat meninjau proses pemadaman api di Pangkalan Kerinci, Syamsuar mengatakan kabut asap di Siak tidak sepekat di Pangkalan Kerinci.

Pangkalan Kerinci beribu kota di Pelalawan.

"Di Siak lebih cerah," tuturnya.

Sebanyak 2.676 murid sekolah dasar sampai sekolah lanjutan atas di Kabupaten Siak menabuh kompang Irebana) secara massal untuk memecahkan rekor MURI. Acara itu dilakukan disela-sela pembukaan Tour de Siak, pada Selasa (18/10/2016). Lomba Tour de Siak sendiri baru dimulai hari Rabu (19/10/2016). Kompang adalah alat musik wajib yang dipakai dalam segenap adat istiadat Melayu. sah Sebanyak 2.676 murid sekolah dasar sampai sekolah lanjutan atas di Kabupaten Siak menabuh kompang Irebana) secara massal untuk memecahkan rekor MURI. Acara itu dilakukan disela-sela pembukaan Tour de Siak, pada Selasa (18/10/2016). Lomba Tour de Siak sendiri baru dimulai hari Rabu (19/10/2016). Kompang adalah alat musik wajib yang dipakai dalam segenap adat istiadat Melayu.

Syamsuar mengatakan dirinya sudah mendapat laporan dari tim Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) usai rapat teknis dengan tim-tim asing.

"Mereka tak keberatan tatap melakukan pertandingan," kata Syamsuar.

Syamsuar mengatakan TdSi diikuti oleh tim balap sepeda dari luar negeri.

Maka dari itu, penilaian keamanan selama perlombaan melibatkan lembaga balap sepeda internasional (UCI) selain PB ISSI.

Seorang pekerja menurunkan sepeda motor dari satu unit bus yang baru saja tiba dari Pekanbaru, Kamis pagi tadi (18/9/2019). Sejak tiga Minggu terakhir jumlah penumpang dari Riau mengalami peningkatan 10 persen akibat kabut asap karhutla.KOMPAS.com/DEWANTORO Seorang pekerja menurunkan sepeda motor dari satu unit bus yang baru saja tiba dari Pekanbaru, Kamis pagi tadi (18/9/2019). Sejak tiga Minggu terakhir jumlah penumpang dari Riau mengalami peningkatan 10 persen akibat kabut asap karhutla.

TdSi berlangsung mulai Kamis (19/9/2019) sampai dengan Minggu (22/9/2019).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X