Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Demi Efektivitas Tim, Madura United Karantina Pemain di Pamekasan

Kompas.com - 30/08/2019, 10:50 WIB
Suci Rahayu,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Madura United menerapkan kebijakan yang berbeda untuk para pemainnya dalam satu pekan terakhir.

Semua pemain dikumpulkan di Pamekasan, baik itu pemain asing maupun pemain lokal.

Tidak semua pemain Madura United tinggal di Pamakesan. Para pemain asing mendapatkan fasilitas tempat tinggal di Surabaya.

Sementara itu, mayoritas pemain lokal selama ini tinggal di mess klub yang berada di Bangkalan.

Baca juga: Madura United Vs Semen Padang, Kabau Sirah Evaluasi Penyelesaian Akhir

Namun, dalam satu pekan terakhir, Slamet Nurcahyo dan kolega harus tinggal di Pamakesan.

Hal ini sengaja dilakukan demi efektivitas tim. Sebab, mereka menjalani lima laga kandang secara beruntun.

Padahal, Stadion Gelora Madura yang merupakan markas Madura United, terletak di Pamekasan.

"Sebenarnya ini lebih untuk saving time saja karena kalau pemain yang tinggal di Surabaya, dia harus balik ke sana dan kembali lagi untuk latihan, itu hanya membuang waktu saja," kata pelatih sementara Madura United, Rasiman.

Perlu diketahui, perjalanan darat dari Surabaya menuju ke Pamesakan bisa memakan waktu lebih dari dua jam.

Sementara itu dari Bangkalan menuju ke Pamekasan bisa ditempuh lebih dari satu jam.

Jadi, jika datang latihan dari Surabaya, paling tidak seorang pemain akan menghabiskan waktu lebih dari empat jam di jalan untuk pulang dan kembali.

Rasiman menilai kondisi tersebut tidak ideal.

Baca juga: Madura United Vs Semen Padang, Strategi Tim Tamu Berjalan Baik

"Itu juga bagian dari evaluasi kami atas banyaknya cedera yang dialami pemain. Bisa jadi mereka setelah latihan atau bermain tidak langsung istirahat tetapi justru lelah di jalan," ucap Rasiman.

Meskipun begitu, dengan alasan yang mendesak, para pemain tetap boleh pulang ke rumah atau tempat tinggalnya. Hanya saja, alasan tersebut bukan sengaja dibuat-buat.

"Kemarin Alaxandar Rakic kami izinkan ke Surabaya karena istrinya sakit. Kami tetap fleksibel," kata Rasiman.

Madura United saat ini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 27 poin dari 16 laga yang sudah dimainkan.

Tim berjulukan Laskar Sape Kerap tersebut tertinggal 13 poin dari pemuncak klasemen, Bali United.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com