Manajemen dan Pelatih Persib Masih Bungkam soal Kiper Baru Persib

Kompas.com - 21/08/2019, 14:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (kiri) dan Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono (kanan). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (kiri) dan Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono (kanan).

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung masih akan terus melakukan perburuan pemain baru untuk posisi kiper pada jendela transfer tengah musim Liga 1 2019.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, mengatakan bahwa klub berjulukan Maung Bandung itu memang harus mendatangkan kiper baru saat mengarungi putaran kedua Liga 1 2019.

Hal tersebut dikarenakan Persib hanya punya I Made Wirawan dan Muhammad Aqil Savik, menyusul cedera patah tulang kering yang dialami Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby.

Cedera tersebut membuat Deden, sapaan M Natshir, harus absen hingga akhir musim.

Baca juga: Omid Nazari Nilai Reputasi Persib Sangat Bagus di Sepak Bola Asia Tenggara

"Seperti kita tahu Deden pemulihannya memakan waktu lama, jadi kami harus cari penggantinya karena sekarang kami hanya memiliki Made dan Aqil," kata Kuswara.

"Jadi kami harus mencari pengganti Deden. Terlalu riskan bagi kami jalan dengan dua kiper. Dan karena regulasi juga mengharuskan kami memiliki tiga kiper," sambung dia.

Sebelumnya, Persib sempat dikabarkan menjalin komunikasi dengan beberapa nama. Paling santer adalah Teja Paku Alam (Semen Padang) dan Alfonsius Kelvan (Borneo FC).

Akan tetapi kedua pemain tersebut tampaknya gagal merapat.

Menurut kabar yang berkembang, Teja tidak jadi merapat ke Bandung karena dipertahanan oleh Semen Padang, sedangkan Alfon terkendala masalah non teknis.

Kuswara memilih bungkam ketika ditanya soal kabar Teja dan Alfonsius yang gagal merapat ke Persib.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X