Pebalap Doni Tata Bicara soal Sepak Bola dan Harapannya untuk PSS

Kompas.com - 05/08/2019, 15:30 WIB
Pembalap asal Yogyakarta, Doni Tata saat bermain bola di sela-sela kesibukannya mengikuti kejuaraan balap motor. IstimewaPembalap asal Yogyakarta, Doni Tata saat bermain bola di sela-sela kesibukannya mengikuti kejuaraan balap motor.

KOMPAS.com - Ada banyak cara yang bisa dipakai untuk melatih ketahanan fisik. Tetapi, yang dipilih oleh pebalap Doni Tata Pradita terhitung cukup unik yakni bermain sepak bola.

Di tengah kesibukannya mengikuti kejuraan balap, Doni Tata mengaku tetap menjaga fisik saat tidak ada jadwal.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan bermain sepak bola.

Baru-baru ini, Doni Tata itu bermain sepak bola di Pemalang, Jawa Tengah. Dia bermain untuk tim One Six Eight MX.

Hanya saja, tim yang diperkuat Doni Tata kalah dengan skor 0-2.

"Iya kemarin main bola untuk refresing saja," kata Doni Tata kepada Kompas.com pada Senin (5/8/2019).

Baca juga: Pukulan Bertubi-tubi Bikin Lawan Menyerah, Daud Yordan Menang TKO

"Seru-seruan serta untuk tambahan latihan fisik. Kebetulan owner tim [balap] aku punya tim bola di Pemalang dan suka main bola juga," imbuh pria asal Yogyakarta tersebut.

Menurut Doni Tata, bermain sepak bola bukan hal yang asing baginya.

Sejak masih kecil, dia sudah gemar bermain sepak bola. Tetapi, lebih fokus menekuni karier di balap motor.

"Posisi saya stiker," ucapnya.

Bukan hanya bermain, Doni Tata juga sering menyaksikan laga sepak bola langsung di stadion.

Dia mengaku sering menyaksikan PSS Sleman ketika bermain di Stadion Maguwoharjo.

"Harapannya PSS Sleman bisa bertahan di Liga 1. Tidak degradasi lagi dan selalu solid untuk supporternya," kata Doni Tata.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X