Kompas.com - 18/06/2019, 06:49 WIB
Lionel Messi dan Yerry Mina berbincang jelang laga Argentina vs Kolombia pada ajang Copa America 2019 di Fonte Nova Arena, Brasil, 15 Juni 2019. AFP/JUAN MABROMATALionel Messi dan Yerry Mina berbincang jelang laga Argentina vs Kolombia pada ajang Copa America 2019 di Fonte Nova Arena, Brasil, 15 Juni 2019.

KOMPAS.com - Timnas Argentina terus melanjutkan persiapan mereka jelang laga kedua fase Grup B kontra Paraguay pada Rabu (19/6/2019).

Lionel Messi cs punya target untuk menghapus duka dari kekalahan 0-2 kontra Kolombia pada laga perdana grup.

Partai di Salvador de Bahia itu menjadi pertama kalinya Tim Tango kalah dengan dua gol pada laga pembuka Copa America dan perdana mereka menelan kekalahan pada partai pembuka sejak Copa America 1979.

Kans Argentina kini terletak di kedua partai sisa, kontra Paraguay (19/6/2019) dan Qatar (23/6/2019).

Baca Juga: Jorge Lorenzo Setelah Jatuhkan 3 Rider: Saya Sangat Minta Maaf, Ini Salah Saya

Mengomentari sisa laga grup tersebut, pelatih gaek Bora Milutinovic mengatakan bahwa "apapun dapat terjadi dengan Lionel Messi di tim karena ia merupakan berkah dari Tuhan".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria berusia 74 tahun yang sudah malang melintang di dunia kepelatihan sejak menukangi UNAM (Meksiko) pada 1977 tersebut mengatakan bahwa warga Argentina harus bersyukur memiliki sosok seperti Lionel Messi yang telah mencetak 67 gol dari 131 laga bersama Timnas Argentina.

"Apapun dapat terjadi jika saya mulai menyinggung Lionel Messi, bayangkan kebahagiaan suatu negara yang memiliki pemain sehebat Lionel Messi," tutur Bora Milutinovic dalam wawancara dengan TyC Sports.

"Hanya sedikit tim dapat mengimbangi skuat yang diperkuat Messi apabila ia berada dalam permainan terbaik."

Lionel Messi adalah idola para suporter. Hal tersebut tak diragukan lagi, bahkan di Brasil sekali pun.

Media Argentina, Clarin, melaporkan kalau banyak fans lokal yang menjadi suporter Lionel Messi. Bahkan, ada anak-anak yang rambut dan kepalanya dicat dengan huruf "MESSI".

Mereka kebanyakan datang dari kawasan pantai atau utara Brasil, juga langsung dari Argentina.

Jersey Argentina dan Messi dijual di sekitar stadion Arena Fonte Nova, venue laga kontra Kolombia, dengan harga 100 real atau Rp368 ribu.

Akan tetapi, Lionel Messi saat berseragam Albiceleste berbeda dengan di Barcelona.

"Messi tidak terlihat seperti Messi. Bahkan, tidak dalam kilasan-kilasan jenius yang kerap kita lihat di Liga Champions. Mungkin seperti kaset rusak, tetapi Lionel Messi kerap gagal memberikan yang terbaik bersama Timnas Argentina," tulis Clarin Sports.

Baca Juga: Ada Dua Lionel Messi dalam Pertandingan Argentina vs Kolombia

Masalah di Timnas Argentina memang tidak terletak secara tunggal di pundak Lionel Messi. 

Problem Albiceleste, setidaknya menurut media-media mereka, merambah sampai ke pucuk pimpinan AFA (PSSI-nya Argentina).

La Nacion menulis kalau AFA "terlalu malas untuk mencari pelatih berpengalaman sehingga terjebak untuk memperpanjang siklus pelatih interim dalam diri Scaloni."

Lionel Scaloni sendiri tak dapat meramu strategi terbaik dan mendapat banyak kritik setelah kekalahan kontra Kolombia.

Bahkan, Ricardo La Volpe, mantan pemain Albiceleste dan eks pelatih yang telah malang melintang di Amerika Latin mengatakan kalau Timnas Argentina tak punya ide bermain.

Baca Juga: Messi Minta Argentina Move On Usai Kalah pada Laga Awal Copa America

"Saya melihat tim yang masuk ke lapangan dengan masing-masing pemain beraksi sebagai individu," tutur La Volpe.

Pelatih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2006 tersebut mengutarakan kalau formasi 4-3-1-2 dalam menyerang dan 4-4-2 kala bertahan kerap membuat Lionel Messi terasing.

"Messi harus mencari bola ke tengah lapangan di mana ada keunggulan jumlah pemain lawan," tutur La Volpe.

"Hal ini berbeda dari ketika ia di Barcelona dengan Messi terbiasa mendapatkan bola pada sepertiga akhir lapangan," lanjutnya.

Alhasil, media Spanyol satu lagi, La Nacion, mengutarakan kalau tim memiliki defisit ide dalam menyerang dan tak punya rencana jelas apabila menguasai bola.

Statistik Opta bahkan menyebutkan kalau Sergio Aguero dan Lionel Messi di lini depan Argentina tidak bertukar satu operan pun pada babak pertama.

Begitu Sergio Aguero diganti, Albiceleste kehilangan striker tumpuan karena Matias Suarez yang menggantikannya tak bisa memainkan peran sama dengan Aguero.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber TyC Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Shin Tae-yong: Pemain Timnas U23 Indonesia Sudah Takut Sebelum Tanding

Shin Tae-yong: Pemain Timnas U23 Indonesia Sudah Takut Sebelum Tanding

Liga Indonesia
Hasil AC Milan Vs Torino: Giroud Samai Capaian Balotelli, Rossoneri Menang 1-0

Hasil AC Milan Vs Torino: Giroud Samai Capaian Balotelli, Rossoneri Menang 1-0

Liga Italia
Hasil Chelsea Vs Southampton: Menang Adu Penalti, The Blues Lolos ke 8 Besar

Hasil Chelsea Vs Southampton: Menang Adu Penalti, The Blues Lolos ke 8 Besar

Liga Inggris
Link Live Streaming Chelsea Vs Southampton, Kick-off 01.45 WIB

Link Live Streaming Chelsea Vs Southampton, Kick-off 01.45 WIB

Liga Inggris
Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, China Atur Penerbangan

Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, China Atur Penerbangan

Sports
Hasil French Open 2021, Gregoria Jaga Asa Raih Gelar Usai Singkirkan Unggulan Ketujuh

Hasil French Open 2021, Gregoria Jaga Asa Raih Gelar Usai Singkirkan Unggulan Ketujuh

Badminton
Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, China Mulai Hitung Mundur

Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, China Mulai Hitung Mundur

Sports
IOC Puji Persiapan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

IOC Puji Persiapan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Hasil Persija Vs Persebaya - Marukawa Moncer, Bajul Ijo Menang 1-0

Hasil Persija Vs Persebaya - Marukawa Moncer, Bajul Ijo Menang 1-0

Sports
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Ada Penerapan Sistem Gelembung

Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Ada Penerapan Sistem Gelembung

Sports
Jadwal Laga Kedua Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Laga Hidup Mati Garuda!

Jadwal Laga Kedua Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Laga Hidup Mati Garuda!

Liga Indonesia
Hasil French Open 2021, Fajar/Rian Ikut Jejak Marcus/Kevin ke Babak Kedua

Hasil French Open 2021, Fajar/Rian Ikut Jejak Marcus/Kevin ke Babak Kedua

Badminton
Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, 2 Peraturan Penting dari Buku Pedoman

Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, 2 Peraturan Penting dari Buku Pedoman

Sports
HT Persija Vs Persebaya, Gol Marukawa Bawa Bajul Ijo Unggul 1-0

HT Persija Vs Persebaya, Gol Marukawa Bawa Bajul Ijo Unggul 1-0

Sports
Hasil French Open 2021, Nita/Putri Singkirkan Wakil Denmark dan Maju ke Babak Kedua

Hasil French Open 2021, Nita/Putri Singkirkan Wakil Denmark dan Maju ke Babak Kedua

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.