Indonesia Optimistis Hadapi Piala Sudirman 2019

Kompas.com - 22/04/2019, 13:00 WIB
Trofi Piala Sudirman yang diperebutkan pada kejuaraan beregu campuran antar negara, Piala Sudirman 2017, di Gold Coast, Australia, 21-28 Mei. DJARUM BADMINTONTrofi Piala Sudirman yang diperebutkan pada kejuaraan beregu campuran antar negara, Piala Sudirman 2017, di Gold Coast, Australia, 21-28 Mei.

KOMPAS.com - Tim nasional bulu tangkis Indonesia akan mengikuti Piala Sudirman di Nanning, China, 19-26 Mei mendatang. Pasukan Merah-putih optimistis bisa merebut gelar juara.

Sejak digelar pertama kali pada 1989 di Jakarta, Indonesia baru merasakan gelar juara Piala Sudirman satu kali. Indonesia menjadi juara pada edisi pertama setelah mengalahkan Korea Selatan 3-2 pada laga final.

Sejak itu, Piala Sudirman belum pernah kembali ke Indonesia.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Susy Susanti mengatakan bahwa ia dan tim sudah menyiapkan nama-nama pemain. Mereka juga sudah mempelajari rekor pertemuan dengan dua pesaing di Grup 1B, Denmark dan Inggris.

Baca Juga: Della/Rizki Akan Disatukan Lagi Setelah Piala Sudirman

"Kami sudah mulai menyiapkan pemain dan kami sudah mempelajari head to head-nya (rekor pertemuan). Indonesia bertemu Inggris dan Denmark pada fase grup," kata Susy Susanti saat ditemui Bolasport.com.

Indonesia menjadi unggulan ketiga pada Piala Sudirman 2019. Jepang dan China menempati unggulan pertama dan kedua sedangkan Korea Selatan yang merupakan juara bertahan, menempati unggulan kelima.

Susy Susanti mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang cukup besar pada event kali ini.

"Sebenarnya kami sudah mengumpulkan data semua negara dan berdiskusi dengan pelatih siapa saja pemain yang akan diturunkan. Kalau dilihat peluang, kami punya peluang. Istilahnya saat ini ganda putra, tunggal putra, ganda putri, dan ganda campuran kemampuannya imbang," ujar peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut.

Susy mengakui bahwa tunggal putri masih menjadi titik lemah bulu tangkis Indonesia. Namun, ia percaya tunggal putri Indonesia bisa menghadapi Inggris dan Denmark.

"Mungkin yang paling lemah tunggal putri, tetapi menghadapi Inggris sepertinya masih bisa. Denmark pun fifty-fifty karena menang kalah. Kami positif sekali, optimistis dan semangat karena sudah 30 tahun Indonesia tidak mendapat Piala Sudirman," lanjut Susy.

Baca Juga: Hasil Undian Piala Sudirman 2019, Indonesia Satu Grup dengan Denmark

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X