Tidak Ada yang Mau Real Madrid Dilatih oleh Mourinho

Kompas.com - 09/03/2019, 17:00 WIB
Jose Mourinho semasa masih menjadi Manajer Manchester United saat berselebrasi dengan memegang telinga saat timnya mengalahkan Juventus pada laga Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (7/11/2018).MARCO BERTORELLO Jose Mourinho semasa masih menjadi Manajer Manchester United saat berselebrasi dengan memegang telinga saat timnya mengalahkan Juventus pada laga Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (7/11/2018).

KOMPAS.comKeinginan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk menunjuk Mourinho sebagai pelatih baru terganjal oleh penolakan besar-besaran dari elemen klub yang lain.
 
Performa Santiago Solari sebagai pelatih Real Madrid yang kian menurun membuat Jose Mourinho kencang dikabarkan akan kembali menangani klub Liga Spanyol tersebut.

Florentino Perez dikabarkan sudah menghubungi Mourinho dan pria asal Portugal tersebut menyetujui ajakan tersebut.

Namun, Perez kini harus menghadapi petinggi Real Madrid yang lain yang menolak merekrut Mourinho kembali.

Baca Juga: Real Madrid Akan Merugi Rp 395 Miliar Jika Usir Sergio Ramos Musim Ini

Dilansir BolaSport.com dari AS, penolakan ini berasal dari Direktur Umum Real Madrid, Jose Angel Sanchez.

Sanchez tidak menyukai Mourinho karena reputasi sang pelatih yang kerap berselisih dengan sejumlah pemain.

Kasus tersebut juga sudah terjadi saat Mourinho melatih Real Madrid dari 2010 hingga 2013.

Mourinho saat itu diketahui pernah berselisih dengan Sergio Ramos, Karim Benzema, dan Marcelo, para pemain Real Madrid yang masih aktif hingga saat ini.
 

Sanchez khawatir hal ini akan terulang jika Mourinho kembali ke Real Madrid. Hal itu justru memperburuk keadaan klub.

Kegigihan Perez memperjuangkan Mourinho sebagai pelatih Real Madrid yang baru tidak lepas dari hubungan kurang baiknya dengan kapten klub saat ini, Sergio Ramos.

Perez merasa para pemain Real Madrid saat ini susah untuk diatur.

Untuk itu, Perez menginginkan pelatih berperangai keras seperti Mourinho untuk kembali bisa mengatur ruang ganti klub. (Sri Mulyati)

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X