Kompas.com - 28/02/2019, 13:00 WIB
Indonesia akhirnya meraih medali emas dari nomor rowing delapan pedayung kelas ringan putra (LW8+) dalam pertandingan final di lintasan Danau Jakabaring, Palembang, Jumat (24/8/2018). Emas disumbangkan oleh pedayung Ali Buton, Ujang Hasbulloh Ferdiansyah, Ardi Isadi, Ihram, Tanzil Hadid, Muhad Yakin, Rio R Darmawan dan Jefri Ardiant KOMPAS/HENDRA A SETYAWANIndonesia akhirnya meraih medali emas dari nomor rowing delapan pedayung kelas ringan putra (LW8+) dalam pertandingan final di lintasan Danau Jakabaring, Palembang, Jumat (24/8/2018). Emas disumbangkan oleh pedayung Ali Buton, Ujang Hasbulloh Ferdiansyah, Ardi Isadi, Ihram, Tanzil Hadid, Muhad Yakin, Rio R Darmawan dan Jefri Ardiant

JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) membidik 9 medali emas atau 50 persen dari total seluruh medali cabang dayung, kano dan kayak, serta perahu naga dalam SEA Games 2019 di Filipina.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PB PODSI Basuki Hadimuljono, pada sela pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB PODSI 2019 di Jakarta, Rabu (27/2/2019) malam.

Baca juga: Presiden Jokowi Berharap Timnas U-22 Manfaatkan Momentum Juara

"Kami membidik sembilan emas dari 18 nomor perlombaan dalam SEA Games ke-30. Kami optimistis dapat meraih target itu karena dalam Asian Games 2018, kami sudah meraih satu medali emas, lima medali perak, dan empat medali perunggu," kata Basuki Hadimuljono.

Rakernas PB PODSI 2019 sendiri menjadi titik tolak cabang olahraga dayung Indonesia untuk menyiapkan atlet-atlet junior dalam SEA Games Filipina, kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, serta Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

"Kami berharap dapat meloloskan atlet dalam cabang dayung dan kano dalam kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020," kata Basuki yang juga menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu.

Ketua Bidang Organisasi PB PODSI Hifni Hasan mengatakan, Rakernas 2019 itu bertujuan untuk mengevaluasi program kerja cabang dayung dan kano Indonesia pada 2018 serta perencanaan kerja 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebanyak 26 pengurus provinsi dari 32 pengurus telah hadir dalam Rapat Kerja Nasional 2019 itu. Rakernas itu fokus pada pencapaian target-target yang telah ditetapkan Ketuam Umum PODSI dalam SEA Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020," kata Hifni.

Baca juga: Jokowi Berikan Bonus ke Timnas U-22, Masing-masing Rp 200 Juta

Mantan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu mengatakan, pembahasan Rakernas PODSI 2019 juga tentang penyesuaian kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga terkait komposisi atlet junior dan senior Indonesia dalam SEA Games 2019.

"Kami sudah menyiapkan atlet-atlet junior dalam SEA Games Filipina karena mereka juga akan menjadi atlet-atlet pelapis dalam persiapan kualifikasi Olimpiade 2020," kata Hifni.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya