Manfaat Ikuti Piala AFF U-22 Bagi Timnas U-22 Indonesia

Kompas.com - 21/02/2019, 18:00 WIB
Pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri usai sesi latihan terakhir di Lapangan ABC, Kompleks GBK, Jakarta, Kamis (14/2/2019).Kompas.com/Alsadad Rudi Pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri usai sesi latihan terakhir di Lapangan ABC, Kompleks GBK, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

KAMBOJA, KOMPAS.com - Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, mengungkapkan salah satu manfaat dari mengikuti Piala AFF U-22 2019 adalah untuk melihat kelayakan skuadnya mengikuti kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam pada Maret 2019.

Indra Sjafri membawa 23 pemain untuk berlaga di Piala AFF U-22 2019 yang saat ini sedang berlangsung di Kamboja. Mayoritas pemain yang dibawanya itu merupakan pilar timnas U-19 Indonesia.

Sejatinya, Indra Sjafri sudah memiliki 40 pemain yang sebelumnya sempat mengikuti pemusatan latihan timnas U-22 Indonesia.

Baca Juga: Timnas U-22 Kamboja Menang dan Lolos, Ini Posisi Indonesia di Grup B

Pemain yang tidak dibawa ke Kamboja berpeluang tampil membela timnas U-22 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

”Ada dua manfaat dari turnamen ini,” kata Indra Sjafri.

“Selain untuk kami mencari prestasi, ini juga ajang untuk melihat pemain-pemain. Apakah mereka layak untuk saya persiapkan dan bawa ke kualifikasi AFC (Piala Asia U-23).”

Lebih lanjut Indra Sjafri mengatakan, timnas U-22 Indonesia sudah siap untuk menghadapi Kamboja dalam laga terakhir babak penyisihan Grup B Piala AFF U-22 2019.

Partai inin akan terlaksana di Stadion Olimpiade Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (22/2/2019) malam.

Kemenangan wajib didapatkan Andy Setyo dkk agar bisa melaju ke semifinal Piala AFF U-22 2019.

Baca Juga: Tahan Timnas U-22 Indonesia, Komentar Pelatih Malaysia Mengejutkan

Saat ini, timnas U-22 Indonesia berada di peringkat kedua dengan memiliki dua poin di atas Malaysia dan Myanmar.

Sementara itu, Kamboja memuncaki klasemen sementara Grup B Piala AFF U-22 2019 hasil kemenangan melawan Malaysia dan Myanmar.

”Latihan ini seperti biasa persiapan untuk laga selanjutnya. Latihan dibagi dua kelompok, low intensitiy untuk pemain yang main penuh, sedangkan high intensity bagi yang lain," kata Indra Sjafri. (Mochammad Hary Prasetya)




Close Ads X