Malaysia Masters 2019, Greysia/Apriyani Senang Bertemu Yulfira/Jauza

Kompas.com - 17/01/2019, 15:43 WIB
Greysia Polii/Apriyani Rahayubadmintonindonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu

KOMPAS.com - Indonesia mengamankan satu tiket semifinal turnamen bulu tangkis Malaysia Masters 2019 pada sektor ganda putri. Pasalnya, akan terjadi perang saudara pada babak perempat final, Jumat (18/1/2019), ketika Greysia Polii/Apriyani Rahayu melawan Yulfira Barkah/ Jauza Fadhila Sugiarto.

Ini juga bakal menjadi pertemuan dua pasangan Indonesia tersebut dalam turnamen resmi. Baik Greysia/Apriyani maupun Yulfira/Jauza berjanji tampil maksimal dalam derbi tersebut.

"Kami akan berusaha yang terbaik. Kami juga senang mereka menang lawan Malaysia, jadi besok kami bisa ketemu," ujar Greysia dikutip dari Badmintonindonesia.org.

Baca Juga: Tak Jadi Cetak Gol Salto, Cristiano Ronaldo Tetap Bawa Juventus Juara Piala Super Italia

Di sisi lain, Yulfira/Jauza berharap bisa tampil lepas dan mampu mengimbangi seniornya tersebut.

"Semoga besok bisa main bagus, lebih lepas dan nggak tertekan. Bisa mengimbangi senior juga, permainannya kak Greysia. Lebih lepas aja pokoknya,” ujar Jauza.

Pada babak dua, Kamis (17/1), Greysia/Apriyani mengalahkan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand), yang pekan lalu juara Thailand Masters. Greysia/Apriyani tampak belum mendapatkan kesulitan berarti dari lawannya kali ini sehingga menang dua gim langsung 21-14, 21-15.

"Lawan tadi juga bagus, mereka habis juara di Thailand kemarin. Jadi pasti ada rasa percaya diri. Yang penting kami fokus saja," kata Apriyani.

"Yang pasti kami fokus melakukan yang terbaik, karena ini kan penampilan pertama kami pada 2019," sambung Greysia.

Sementara itu, Yulfira/Jauza melaju usai menang atas Vivian Hoo/Yap Cheng Wen (Malaysia). Laga ini menjadi yang ketiga kalinya buat mereka, dengan catatan pertemuan imbang satu sama.

"Hari ini kami mainnya keluar, terus kami sudah pernah ketemu dua kali, head to headnya satu sama. Kami puas dengan permainan hari ini karena bisa keluar yang terbaik,” ujar Jauza.

"Tadi kami juga diingatkan pelatih agar fokus main yang tenang karena kami suka misalnya unggul 4 poin, terus fokusnya hilang. Jadi di lapangan kami lebih saling mengingatkan,” kata Yulfira.




Close Ads X