Gede Widiade: Seumur Hidup Saya Tak Pernah Dihubungi Tukang Judi - Kompas.com

Gede Widiade: Seumur Hidup Saya Tak Pernah Dihubungi Tukang Judi

Kompas.com - 01/12/2018, 07:30 WIB
Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade menegaskan tetap ingin menggelar laga Piala AFC 2018 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Senin (14/5/2018).
MEDIA PERSIJA JAKARTA Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade menegaskan tetap ingin menggelar laga Piala AFC 2018 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Senin (14/5/2018).

KOMPAS.com - Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, mengaku tidak pernah bersentuhan dengan apa pun yang menyangkut pengaturan skor meski dirinya adalah orang lama di sepak bola Indonesia.

Gede Widiade menjelaskan tidak semua orang yang berkecimpung di sepak bola Indonesia pernah terlibat dalam pengaturan skor.

Gede Widiade memastikan masih banyak orang lama yang integritasnya tidak bisa dibeli.

"Kalau saya seumur hidup tidak pernah dihubungi sama tukang judi. Yang kedua, saya itu orang lama. Saya itu pegang sepak bola dengan Persebaya, menjadi CEO, Direktur Utama, saya sudah pernah," kata Gede Widiade dikutip dari BolaSport.com.

"Apakah saya termasuk kategori orang lama (terlibat match fixing), tidak. Banyak orang lama itu yang mempunyai integritas yang punya pemikiran bagus untuk sepak bola," ujar Gede Widiade menambahkan.

Baca juga: 4 Skandal dan Borok Sepak Bola Indonesia, dari Dugaan Korupsi PSSI Rp 720 M hingga Match-fixing SEA Games 2015

Pria asal Surabaya itu diduga sebagai orang yang pernah berhubungan dengan Vigit Waluyo, nama terduga pelaku pengaturan skor yang tengah ramai dibicarakan akhir-akhir ini.

Itu tak terlepas dari keterlibatan Gede Widiade sebagai petinggi PT Mitra Muda Inti Berlian, pengelola Persebaya yang kini sudah bertransformasi menjadi Bhayangkara FC.

Persebaya bentukan Wisnu Wardhana itu sebelumnya dikelola oleh Vigit Waluyo yang kemudian diserahkan kepada Gede Widiade.

Baca juga: Fakhri Husaini: Semua Pelatih dan Pemain Indonesia Tahu Vigit Waluyo

Gede Widiade berharap para petinggi klub saat ini tidak memanfaatkan sepak bola hanya untuk mengeruk keuntungan semata (bisnis).

Gede Widiade menilai orang seperti itulah yang harus diawasi.

"Kalau sepak bola ini dipegang sama orang-orang baru yang otaknya cuma bisnis saja bahaya. Anda tahu ini dari beberapa orang yang pegang klub otaknya juga tidak mikir bola, cuma berpikir bisnis, dan itu yang perlu Anda waspadai," tutur Gede Widiade.

"Itu yang perlu dimonitor. Sekarang banyak orang itu sudah mengetahui kalau sepak bola itu madu. Karena apa? Uang iya, bisnis iya, politik iya, untuk apa pun. Tinggal siapa yang mengendalikan," ucap Gede Widiade menambahkan. (Mohammad Robbani)


Terkini Lainnya

Laga Persinga Vs Persebaya Ditunda, Lokasi Belum Jelas

Laga Persinga Vs Persebaya Ditunda, Lokasi Belum Jelas

Liga Indonesia
Edy Rahmayadi Mundur, Menpora Ingatkan PSSI untuk Terus Berbenah

Edy Rahmayadi Mundur, Menpora Ingatkan PSSI untuk Terus Berbenah

Liga Indonesia
Iwan Budianto Mundur dari Jabatan CEO Arema FC

Iwan Budianto Mundur dari Jabatan CEO Arema FC

Liga Indonesia
Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Liga Indonesia
Sudah 2 Klub 'Booking' Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Sudah 2 Klub "Booking" Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Liga Indonesia
#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketua Umum yang Sering Berganti

#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketua Umum yang Sering Berganti

Liga Indonesia
Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Olahraga
Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Olahraga
Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Indonesia
Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Liga Indonesia
Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Liga Indonesia
PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

Liga Indonesia
Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Liga Inggris
5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

Olahraga
Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Liga Spanyol

Close Ads X