Vichai, Sosok Pendiam di Balik Dongeng Indah Leicester City

Kompas.com - 29/10/2018, 11:31 WIB
Pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, dalam foto dokumentasi pada 5 Mei 2018.AFP/ LINDSEY PARNABY Pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, dalam foto dokumentasi pada 5 Mei 2018.

LEICESTER, KOMPAS.com -  Leicester City sudah mengonfirmasi bahwa sang pemilik, Vichai Srivaddhanaprabha, meninggal dunia akibat kecelakan helikopter, Senin (29/10/2018).

Kabar ini tentunya memukul Leicester City, karena harus kehilangan sosok di balik kisah ajaib mereka di Liga Inggris.

Kisah Vichai dan Leicester City dimulai pada tahun 2010. Konglomerat asal Thailand itu mengakuisisi The Foxes, julukan Leicester, dari tangan Milan Madaric dengan mahar 39 juta poundsterling (sekitar Rp 761 miliar).

Saat itu Vichai melihat potensi Leicester City yang bisa finis di posisi kelima pada musim pertamanya di Divisi Championship atau kasta kedua kompetisi Liga di Inggris.

Tugas pertama Vichai setelah mengambil alih kepemilikan adalah melunasi seluruh utang klub yang sudah menumpuk.

Tidak hanya itu, Vichai juga membuat Leicester City memiliki fasilitas latihan mewah dan stadion modern dengan kapasitas 32.000 tempat duduk.

Baca juga: Ungkapan Duka Mendalam Kasper Schmeichel atas Tewasnya Pemilik Leicester City

Untuk renovasi lapangan, menurut laporan Guardian, Vichai menghabiskan 100 juta poundsterling atau hampir Rp 2 triliun.

Investasi Vichai tak langsung berbuah hasil. Pada musim pertama (2010-2011), Leicester City finis di posisi 10.

Namun, setelah itu Si Rubah menunjukkan peningkatan prestasi karena secara berturut-turut finis di peringkat 9, 6 dan akhirnya promosi ke Premier League sebagai juara Championship.

Setelah memastikan diri promosi, Vichai menargetkan Leicester City bisa mencapai lima besar klasemen dalam kurun waktu tiga tahun. Ia bersedia menghabiskan 180 juta poundsterling untuk sampai ke tujuan tersebut.

Tanpa melakukan transfer dengan biaya mahal, Vichai membuktikan ucapannya, bahkan setahun lebih cepat.

Leicester City menjadi juara Liga Inggris 2015-2016 bersama pelatih yang sudah dianggap habis, Claudio Ranieri, dan deretan pemain medioker.

Halaman:



Close Ads X