Fakhri: Penunjukan Bima Sakti Perjudian yang Berbahaya

Kompas.com - 23/10/2018, 16:42 WIB
Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Luis Milla (tengah), beserta asisten pelatih Bima Sakti (kanan) memberikan instruksi kepada Muhammad Hargianto pada laga PSSI Anniversary Cup 2018 kontra Bahrain di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (27/4/2018)
HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLASPORT.COMPelatih Timnas U-23 Indonesia, Luis Milla (tengah), beserta asisten pelatih Bima Sakti (kanan) memberikan instruksi kepada Muhammad Hargianto pada laga PSSI Anniversary Cup 2018 kontra Bahrain di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (27/4/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-16 Indonesia Fakhri Husaini menilai penunjukan Bima Sakti sebagai pelatih timnas senior sebagai perjudian yang berbahaya. Pasalnya, Bima belum punya pengalaman menjadi pelatih kepala baik di tingkat klub maupun timnas usia muda.

 
"Menurut saya ini perjudian yang luar biasa. Bima yang belum pernah punya pengalaman sebagai pelatih kepala ditunjuk jadi pelatih tim nasional (senior)," kata Fakhri saat ditemui di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/10/2018).
 
"Membahayakan semua. Ini saya melihat berbahaya bagi timnas senior, berbahaya bagi PSSI, dan berbahaya bagi Bima sendiri kalau hasilnya tidak baik," lanjut Fakhri.
 
Bagi Fakhri, menjadi pelatih timnas senior punya tantangan dan tanggung jawab lebih besar. Tantangan dan tanggung jawab tersebut berbeda dengan yang dimiliki pelatih timnas usia muda.
 
 
Resmi Bima Sakti latih Timnas Senior IndonesiaKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Resmi Bima Sakti latih Timnas Senior Indonesia
 
Karena itu, Fakhri mengapresiasi keberanian Bima menerima tantangan tersebut. Fakhri juga mendoakan agar Bima bisa menjadi pelatih timnas senior pertama yang berhasil meraih Piala AFF.
 
"Mudah-mudahan Bima yang belum pernah punya pengalaman mampu melewati semua ini. Kita harus mendukung sebagai warga negara, apalagi sebagai sesama pelatih. Mendukung secara personal," ucap Fakhri. 
 
Bima sebelumnya merupakan asisten pelatih Luis Milla di tim kepelatihan timnas Indonesia. Bima akan memimpin Indonesia di Piala AFF 2018 yang akan dimulai 8 November.
 
Ujian pertama Bima akan dimulai saat laga kontra Singapura di Stadion Nasional Singapura pada 9 November.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X