5 Berita Populer: Drama 11 Gol Timnas U-19 hingga Kondisi Meikarta Kini

Kompas.com - 22/10/2018, 07:00 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Qatar Abdollah Ali Saei (kanan) dan  Nasir Peer Baksh dalam penyisihan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/10/2018). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama. WAHYU PUTRO A Pesepak bola Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Qatar Abdollah Ali Saei (kanan) dan Nasir Peer Baksh dalam penyisihan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/10/2018). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama.


1. Drama 11 Gol Timnas U-19 Vs Qatar

Timnas U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Qatar dalam drama 11 gol pada laga kedua penyisihan Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (21/10/2018). Garuda Nusantara kalah tipis 5-6.

Pemain asal Papua, Todd Rivaldo, bermain gemilang dengan mencetak 3 gol. Dua gol lainnya dicetak Luthfi Kamal dan Saddil Ramdani.

Masihkah Indonesia memiliki peluang maju ke babak selanjutnya? Baca selengkapnya di sini

2. Klarifikasi BMKG soal Potensi Gempa di Surabaya dan Madura

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di kantor BMKG Yogyakarta, Jumat (28/09/2018) malam.KOMPAS.com / Wijaya Kusuma Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di kantor BMKG Yogyakarta, Jumat (28/09/2018) malam.

Pasca-terjadinya beberapa gempa di Indonesia beberapa waktu yang lalu, banyak masyarakat yang mulai resah terkait fenomena alam ini. Terlebih, beberapa pihak tak bertanggung jawab membuat dan menyebarkan hoaks tentang potensi gempa di Indonesia.

Salah satu yang terbaru adalah kabar mengenai potensi gempa di Surabaya-Madura.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Dwikorita Karnawati memberikan klarifikasi. Bagaimana penjelasannya? Baca selengkapnya di sini

3. Marquez Juara Dunia 2018

Marc Marquez merayakan keberhasilan menjadi juara dunia MotoGP 2018 seusai GP Jepang di Motegi, 21 Oktober 2018. AFP/MARTIN BUREAU Marc Marquez merayakan keberhasilan menjadi juara dunia MotoGP 2018 seusai GP Jepang di Motegi, 21 Oktober 2018.

Laga MotoGP Jepang di Sirkuit Twing Ring Motegi berlangsung panas, Minggu (21/10/2018).

Upaya Marc Marquez merayakan selebrasi kemenangan di kandang Honda akhirnya terwujud dengan jatuhnya Andrea Dovizioso, rival terdekatnya, pada dua putaran terakhir.

Dengan tambahan 25 poin, raihan pebalap berjuluk Baby Alien tersebut tidak akan terkejar lagi oleh Dovi.

Balapan memang masih tersisa tiga seri lagi, Australia, Malaysia dan Valencia. Total poin Marquez yakni 296 poin, sudah cukup untuk membawa pulang gelar juara dunia musim ini.

Baca selengkapnya di sini.  Baca juga: 5 Rekor Marc Marquez Usai Juara Dunia MotoGP 2018 pada Usia 25 Tahun

4. Seharian Terkunci dalam Mobil, Bocah 3,5 Tahun Tewas

Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.

Seorang anak berusia 3,5 tahun berinisial R ditemukan tewas di dalam mobil pada Sabtu (20/10/2018).

Korban tewas diduga setelah sehari terkunci di dalam mobil yang diparkir di area parkiran Apartemen Pluit Sea View, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Hasil otopsi, bocah itu tewas karena kehabisan oksigen.

Baca selengkapnya di siniBaca juga: Bocah yang Terkunci Seharian Dalam Mobil Tewas karena Kehabisan Oksigen

5. Kondisi Meikarta Kini...

Kondisi terkini Meikarta, Sabtu (20/10/2018).Kompas.com/HILDA B ALEXANDER Kondisi terkini Meikarta, Sabtu (20/10/2018).

Nama Meikarta kembali mencuat. Namun, kali ini bukan karena gencarnya kampanye iklan yang menurut riset Nielsen menghabiskan belanja Rp 1,5 triliun sepanjang 2017.

Pengembangan kota baru di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, ini dikaitkan dengan dugaan suap yang melibatkan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Bekasi, dan konsultan serta pegawai Lippo Group.

Bagaimana kondisi lokasi Meikarta pasca-kejadian itu? Simak perjalanan Kompas.com ke lokasi di sini.




Close Ads X