Final Liga Europa, Payet Harap Publik Perancis Dukung Marseille - Kompas.com

Final Liga Europa, Payet Harap Publik Perancis Dukung Marseille

Kompas.com - 15/05/2018, 19:25 WIB
Pemain Perancis, Dimitri Payet, melakukan selebrasi seusai membobol gawang Bulgaria dalam laga Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, di Stade de France, Saint-Denis, Jumat (7/10/2016) waktu setempat.FRANCK FIFE/AFP Pemain Perancis, Dimitri Payet, melakukan selebrasi seusai membobol gawang Bulgaria dalam laga Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, di Stade de France, Saint-Denis, Jumat (7/10/2016) waktu setempat.

LYON, KOMPAS.com - Marseille bisa dibilang sedikit diuntungkan kala bertemu Atletico Madrid pada partai final Liga Europa 2018, Rabu (16/5/2018) atau Kamis dini hari WIB.

Pasalnya, laga final ini berlangsung di Perancis, negara asal klub Marseille.

Stadion Parc Olympique Lyonnais, Lyon, didaulat sebagai tempat berlangsungnya final kompetisi klub Eropa kasta kedua ini.

Melihat hal ini, pemain Marseille, Dimitri Payet, berharap publik Perancis akan memenuhi stadion untuk mendukung Marseille.

Baca juga: Jadwal Final Liga Europa, Marseille Vs Atletico Madrid

"Situasi ini sama seperti Euro 2016 ketika kami (timnas Perancis) bermain di rumah. Kami bisa merasakan semangat seluruh orang Perancis. Saya berpikir hal ini akan sangat menguntungkan kami," kata Payet dikutip dari situs resmi UEFA, Selasa (15/5/2018).

Terkait dengan peluang timnya meraih juara, Payet sedikit merendah dengan menyebut Atletico favorit dan timnya sebagai underdog.

AFP Final Liga Europa 2017/2018

"Kami akan berhadapan dengan tim yang dalam beberapa tahun terakhir bersaing di Liga Champions. Saat ini, mereka di Liga Europa menjadi favorit juara. Status kami disini underdog, tetapi kami akan memberikan segalanya untuk menang," ujar Payet.

"Ini adalah partai besar. Ini bukan pertandingan biasa, ini adalah final. Jadi, Anda tidak boleh bermain seperti biasanya. Anda harus bermain dengan memberi kemampuan ekstra," tutur Payet.

Baca juga: David De Gea Sebut Pencapaian Manchester United Musim Ini Tak Istimewa

Payet sendiri sempat mencuri perhatian kala tampil gemilang di West Ham United musim 2015-2016. Saat itu, tim sekelas Arsenal hingga Barcelona tertarik menggunakan jasa pemain yang kini berusia 31 tahun itu.

Namun, seusai Euro 2016, Payet memutuskan untuk kembali ke Marseille pada bulan Januari 2017.

Menurut pelatih Marseille, Rudi Garcia, Payet adalah orang yang sangat mencintai Marseille sehingga Payet ingin sekali kembali saat itu.

"Dia (Payet) mencintai Marseille dan fans di sini. Memang benar dia melakukan hal fantastis di Inggris, tetapi Marseille membutuhkan dia dan saya tahu apa yang akan diberikan Payet untuk tim ini," kata Rudi Garcia dikutip dari situs resmi UEFA, Selasa (15/5/2018).

"Dia adalah panutan di Marseille dan dia adalah kapten. Kualitasnya telah membantu kami mencapai partai final kali ini," kata mantan pelatih AS Roma ini.


Komentar

Close Ads X