Kompas.com - 19/02/2018, 15:25 WIB
Suporter Persija Jakarta, The Jak Mania, memasuki lapangan seusai penyerahan piala kepada Persija Jakarta pada final Piala Presiden 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija keluar sebagai juara Piala Presiden 2018 setelah mengalahkan Bali United dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO ASuporter Persija Jakarta, The Jak Mania, memasuki lapangan seusai penyerahan piala kepada Persija Jakarta pada final Piala Presiden 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija keluar sebagai juara Piala Presiden 2018 setelah mengalahkan Bali United dengan skor 3-0.

KOMPAS.com - Persija Jakarta dipastikan akan tetap bisa mempergunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai kandang untuk Piala AFC. Hal itu dipastikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Pertandingan Persija, Arief Perdana Kusuma, saat ditemui BolaSport.com di Gedung PTIK, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2018).

Arief menerangkan bahwa Persija masih bisa mempergunakan SUGBK apabila menggelar pertandingan kandang. Laga terdekat adalah saat Persija menjamu Tampines Rovers dalam pertandingan kedua Grup H Piala AFC 2018, Rabu (28/2/2018).

"Itu tidak masalah. Kami akan tetap aman mempergunakan SUGBK untuk Piala AFC. Kami juga sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian," kata Arief.

"Kalau untuk Liga 1, masih kami usahakan," ucap Arief menambahkan.

(Baca Juga: Cinta PSMS Medan, Fan Cilik Rela Lakukan Pengorbanan Ini)

Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa Persija tidak bisa lagi memakai SUGBK. Sebab, ada beberapa oknum The Jakmania yang merusak fasilitas SUGBK saat laga final Piala Presiden 2018 yang mempertemukan Persija melawan Bali United, Sabtu (17/2/2018).

Buntut kerusakan itu panitia penyelenggara pertandingan final Piala Presiden 2018 harus mengeluarkan uang Rp 100 juta untuk memperbaikinya.

Sebelumnya memang pihak pengelola SUGBK meminta adanya uang jaminan sebanyak Rp 1,5 miliar apabila ingin menyewa untuk sebuah pertandingan. Sementara itu harga sewa SUGBK dikabarkan mencapai Rp 450 juta.

"Kemarin itu rusaknya juga tidak terlalu parah. Lagi pula bukan Persija yang menjadi panpel dan juga sudah diganti semua kerusakannya. Yang saya tahu rusaknya itu karena kesalahan sistem dan waktu pertandingan tinggal lima atau 10 menit lagi selesai," ungkap Arief. (Mochamad Hary Prasetya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.