Timnas Indonesia Vs Guyana, Laga untuk Choirul Huda

Kompas.com - 20/11/2017, 15:38 WIB
Penjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda (tengah) memasuki lapangan sebelum pertandingan melawan Semen Padang dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu (15/10/2017). Choirul Huda meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri karena mengalami benturan atau tabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Persela Lamongan menang atas Semen Padang FC dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPenjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda (tengah) memasuki lapangan sebelum pertandingan melawan Semen Padang dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu (15/10/2017). Choirul Huda meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri karena mengalami benturan atau tabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Persela Lamongan menang atas Semen Padang FC dengan skor 2-0.
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Pertandingan uji coba timnas Indonesia melawan timnas Guyana secara khusus akan didedikasikan untuk legenda Persela Lamongan, Choirul Huda.

Laga yang berstatus FIFA A Match ini akan digelar di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2017) mendatang.

Laga melawan Guyana itu sekaligus akan menjadi penampilan terakhir tim nasional Indonesia pada musim 2017.

Beberapa pemain yang disiapkan pelatih Luis Milla pada pertandingan ini sebagian materinya dari tim yang pekan lalu menjalani uji coba melawan timnas U-23 Suriah.

"Laga ini kami persembahkan untuk Choirul Huda sebagai penghormatan atas totalitas dan dedikasinya untuk sepak bola nasional," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, seperti rilis yang diterima BolaSport.com, Senin (20/11/2017).

Baca juga : Pertandingan Tribute Choirul Huda Sungguh Luar Biasa

"Ini juga sekaligus respons kami atas surat khusus dari FIFA yang juga menyampaikan belasungkawa dan penghormatan kepada almarhum Huda," ucap Tisha menambahkan.

Rencananya, PSSI juga akan mengundang secara khusus keluarga Huda ke Stadion Patriot dan sekaligus menyampaikan penghargaan secara langsung kepada pihak keluarga.

Choirul Huda meninggal dunia setelah bertabrakan dengan rekan setimnya Ramon Rodrigues saat bertanding melawan Semen Padang pada laga Liga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan, 15 Oktober 2017 lalu.

Kapten tim Persela itu sempat mendapat perawatan sebelum mengembuskan napas terakhir di RSUD Dr Soegiri, Lamongan.

Pemain Timnas Indonesia memberikan tepuk tangan sebagai ucapan terima kasih pada penonton yang sudah hadir di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kab. Bekasi, setelah kalah 0-1 melawan Timnas Suriah U-23 pada Sabtu (18/11/2017)BolaSport.com/Feri Setiawan Pemain Timnas Indonesia memberikan tepuk tangan sebagai ucapan terima kasih pada penonton yang sudah hadir di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kab. Bekasi, setelah kalah 0-1 melawan Timnas Suriah U-23 pada Sabtu (18/11/2017)

PSSI sengaja memilih laga versus Guyana sebagai momen pemberian penghargaan untuk Huda karena pertandingan ini punya nilai yang spesial.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X