Kompas.com - 15/10/2017, 05:45 WIB
EditorJalu Wisnu Wirajati

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Peluang juara Liverpool untuk menjuarai Premier League - kasta teratas Liga Inggris - sangatlah tipis. Hal itu jika menilik posisi dan raihan poin Liverpool hingga pekan ke-8. 

Tim berjulukan The Reds itu hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu Manchester United pada pertandingan pekan ke-8 Premier League di Stadion Anfield, Sabtu (14/10/2017).

Padahal, The Reds tampil dominan dengan memiliki 62 persen penguasaan bola dan 18 peluang, berbanding enam milik tim tamu. Akan tetapi, tak ada gol tercipta dan Liverpool harus puas dengan tambahan satu poin.

"Di mata saya, saat ini, satu tim yang akan menjadi juara tahun ini adalah ada di stadion ini," tutur pelatih Liverpool Juergen Klopp menanggapi gaya bermain defensif Manchester United, seperti dilansir BBC.

Tambahan satu poin tak membuat Liverpool menembus posisi lima besar. Mereka tertahan di posisi kedelapan - sementara karena masih bisa disalip Newcastle United - dengan koleksi 13 poin.

(Baca juga: Heboh Banget! Diva Kelas Dunia Ini Pamer Otot Lengannya, Benar-benar Sempurna)

Peringkat kedelapan dan koleksi cuma 13 poin dari delapan pertandingan ini menjadi sinyal buruk bagi Liverpool dalam perburuan gelar juara.

Sepanjang sejarah Premier League atau sejak 1992-1993, nilai terminim yang didapat peraih gelar juara pada musim bersangkutan terjadi pada 2010-2011.

Saat itu, Manchester United menjadi juara pada akhir musim sekalipun cuma mengoleksi 14 poin hingga pekan ke-8 Premier League 2010-2011.

Peringkat keenam juga pertanda buruk bagi pasukan Juergen Klopp. Posisi terburuk dari peraih gelar juara pada pekan ke-8 musim bersangkutan adalah peringkat kelima.

Hal itu dialami Leicester City dan Chelsea pada musim 2015-2016 dan pada musim lalu.

Akankah seruan "next year will be our year" bergaung keras lagi musim ini?

(Baca juga: Wow, Sederet Potret Cantik Istri Pemain MU ini Dijamin Bikin Kamu Sulit Berpaling)


Perbandingan juara Premier League dengan posisi dan raihan poin saat pekan ke-8:

  • 1992-1993 Manchester United (peringkat ke-4, 16 poin)
  • 1993-1994 Manchester United (1, 19 poin)
  • 1994-1995 Blackburn Rovers (3, 17 poin)
  • 1995-1996 Manchester United (3, 17 poin)
  • 1996-1997 Manchester United (4, 16 poin)
  • 1997-1998 Arsenal (1, 18 poin)
  • 1998-1999 Manchester United (2, 15 poin)
  • 1999-2000 Manchester United (1, 20 poin)
  • 2000-2001 Manchester United (2, 15 poin)
  • 2001-2002 Arsenal (4, 14 poin)
  • 2002-2003 Manchester United (4, 14 poin)
  • 2003-2004 Arsenal (2, 20 poin)
  • 2004-2005 Chelsea (2, 20 poin)
  • 2005-2006 Chelsea (1, 24 poin)
  • 2006-2007 Manchester United (1, 19 poin)
  • 2007-2008 Manchester United (3, 17 poin)
  • 2008-2009 Manchester United (3, 17 poin)
  • 2009-2010 Chelsea (1, 21 poin)
  • 2010-2011 Manchester United (4, 14 poin)
  • 2011-2012 Manchester City (1, 22 poin)
  • 2012-2013 Manchester United (2, 18 poin)
  • 2013-2014 Manchester City (4, 16 poin)
  • 2014-2015 Chelsea (1, 22 poin)
  • 2015-2016 Leicester City (5, 15 poin)
  • 2016-2017 Chelsea (5, 16 poin)

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.