Kompas.com - 18/04/2017, 08:50 WIB
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Kalau boleh memilih, AC Milan mungkin akan lebih suka jika semua pertandingan Serie A musim ini adalah babak kedua. Soalnya, Milan adalah spesialisnya.

Sepanjang musim ini, Milan sudah berkali-kali menyelamatkan hasil, entah itu kemenangan ataupun sekadar skor imbang, berkat penampilan pada babak kedua.

Hasil imbang 2-2 melawan Inter Milan dalam Derby della Madonnina akhir pekan kemarin adalah kejadian paling ekstrem dari kebiasaan Milan tersebut.

Tertinggal 0-2 pada babak pertama, Milan mampu menyamakan skor dengan gol terakhir tercipta pada menit ketujuh injury time! Benar-benar penyelamatan pada titik paling ujung pertandingan.

Sejauh ini, Milan sudah 12 kali mendapatkan hasil berkat gol-gol penentu yang tercipta pada babak kedua. Sembilan di antaranya berupa raihan kemenangan.

Pada pekan ke-4 (16/9/2016), gol Carlos Bacca pada menit ke-85 memastikan kemenangan 1-0 atas Sampdoria.

Kemudian, pada pekan ke-7 (2/10/2016), Sassuolo dipukul 4-3 dengan tiga gol dicetak Milan pada babak kedua. Skor babak pertama 1-1 dan Milan bahkan sempat tertinggal 1-3 pada awal babak kedua.

Lantas kemenangan 1-0 atas Juventus pada putaran ke-9 (22/10/2016) ditentukan oleh gol Manuel Locatelli pada pertengahan babak kedua.

Hasil 1-0 kontra Pescara di giornata 11 (30/10/2016) juga didapatkan lewat gol yang tercipta pada 45 menit kedua.

Pada 26 November 2016, pekan ke-14, Milan sempat ditahan Empoli 1-1 pada babak pertama. Namun, dalam selang hanya 16 menit, Milan mencetak tiga gol pada babak kedua untuk menang 4-1.

Sepekan kemudian, giliran Gianluca Lapadula memastikan kemenangan 2-1 atas Crotone lewat gol pada menit-menit penghabisan. Crotone sempat menahan Milan 1-1 pada babak pertama.

Berlanjut ke kemenangan 1-0 atas Cagliari pada pekan ke-19 (8/1/2017). Bacca baru mengubah skor pada menit ke-88.

Pada partai tunda pekan ke-18 yang baru digelar 8 Februari 2017, Milan seperti sudah pasrah hanya meraih hasil 0-0 di kandang Bologna. Mereka sudah susah payah karena kehilangan Gabriel Paletta dan Juraj Kucka karena kartu merah.

Ternyata, pada menit ke-89, Mario Pasalic mampu mengubah skor menjadi 1-0!

Terakhir kali Milan menang karena mencetak gol pada babak kedua adalah saat mengalahkan Chievo 3-1 di pekan ke-27 (4/3/2017). Lawan sempat mengimbangi 1-1 pada babak pertama, tetapi Bacca dan Lapadula berhasil menambah gol setelah turun minum.

Selain sembilan kemenangan, Milan juga mengamankan tiga hasil seri berkat keberhasilan mencetak gol pada babak kedua. Aksi mengatasi ketertinggalan 0-2 pada babak pertama saat melawan Inter bukan kejadian pertama.

Milan sudah pernah melakukannya saat melawan Torino pada pekan ke-20 (16/1/2017).

Lantas, Milan juga menyelamatkan satu poin ketika mengimbangi Lazio 1-1 pada putaran ke-24 (13/2/2017). Gol Milan ketika itu dicetak Suso pada menit ke-85.

Total ada 21 poin yang bisa diamankan Milan berkat peningkatan penampilan pada babak kedua.

Jumlah yang signifikan karena tanpa 21 poin itu, Milan kini bisa saja berada pada peringkat 14 klasemen sehingga tidak lagi punya peluang lolos ke kompetisi antarklub Eropa musim depan.

Karena terjadi berkali-kali, sudah pasti ini bukan kebetulan. Pelatih Vincenzo Montella pasti sudah melakukan kerja yang bagus pada jeda babak.

Spesialisasi Milan pada babak kedua juga menjelaskan bahwa tim Milan kali ini sudah kembali memiliki fighting spirit, sesuatu yang menghilang dalam beberapa tahun terakhir. (Dwi Widijatmiko)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Malaysia Open 2022, Wakil Tuan Rumah Ingin Rasakan Atmosfer Istora

Malaysia Open 2022, Wakil Tuan Rumah Ingin Rasakan Atmosfer Istora

Badminton
Kelakar Raffi Ahmad soal Ronaldinho Tak Main Penuh di Trofeo

Kelakar Raffi Ahmad soal Ronaldinho Tak Main Penuh di Trofeo

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung AFC Cup 2022: Visakha FC Vs Bali United, Tampines Rovers Vs PSM

Jadwal Siaran Langsung AFC Cup 2022: Visakha FC Vs Bali United, Tampines Rovers Vs PSM

Liga Indonesia
Trofeo Ronaldinho Tuntas, Raffi Ahmad Singgung Cristiano Ronaldo

Trofeo Ronaldinho Tuntas, Raffi Ahmad Singgung Cristiano Ronaldo

Liga Indonesia
Man United Patah Hati Lagi, Ditolak Wonderkid Inggris

Man United Patah Hati Lagi, Ditolak Wonderkid Inggris

Liga Inggris
Bali United Vs Visakha FC AFC Cup 2022: Naik Target Lawan Tuan Rumah

Bali United Vs Visakha FC AFC Cup 2022: Naik Target Lawan Tuan Rumah

Liga Indonesia
Kuliah 30 Menit Ronaldinho untuk Sepak Bola Indonesia

Kuliah 30 Menit Ronaldinho untuk Sepak Bola Indonesia

Liga Indonesia
Jadwal AFC Cup 2022: Visakha FC Vs Bali United, PSM Mainkan Laga Pamungkas

Jadwal AFC Cup 2022: Visakha FC Vs Bali United, PSM Mainkan Laga Pamungkas

Liga Indonesia
MotoGP Belanda 2022, Saat Kesalahan Strategi Quartararo Berujung Penalti...

MotoGP Belanda 2022, Saat Kesalahan Strategi Quartararo Berujung Penalti...

Motogp
Jadwal Malaysia Open 2022: Perjuangan 16 Wakil Indonesia Segera Dimulai

Jadwal Malaysia Open 2022: Perjuangan 16 Wakil Indonesia Segera Dimulai

Badminton
Fabio Quartararo Usai MotoGP Belanda: Benar-benar Kesalahan Sangat Bodoh...

Fabio Quartararo Usai MotoGP Belanda: Benar-benar Kesalahan Sangat Bodoh...

Motogp
Dua Pelajaran Berharga dari Ronaldinho untuk Indonesia

Dua Pelajaran Berharga dari Ronaldinho untuk Indonesia

Liga Indonesia
Jadwal Piala Presiden 2022 Hari Ini, Mencari Pendamping PSIS

Jadwal Piala Presiden 2022 Hari Ini, Mencari Pendamping PSIS

Liga Indonesia
Saat Arthur Irawan Terpukau Ronaldinho: Kualitasnya Tak Hilang, Sentuhannya...

Saat Arthur Irawan Terpukau Ronaldinho: Kualitasnya Tak Hilang, Sentuhannya...

Liga Indonesia
5 Fakta Menarik MotoGP Belanda 2022: Bagnaia Bangkit, Sejarah Tim Rossi, Akhir Kutukan Ducati

5 Fakta Menarik MotoGP Belanda 2022: Bagnaia Bangkit, Sejarah Tim Rossi, Akhir Kutukan Ducati

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.