Pelatih PSM Makassar Bingung soal Pergantian 5 Pemain

Kompas.com - 17/04/2017, 16:33 WIB
Manager Arema, Robert Rene Alberts, saat berbicara dengan pers pasca melawan Persib Bandung dalam partai lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009 di Stadion Kanjuruhan, Malang, 19 Desember 2009. DOK. BOLAManager Arema, Robert Rene Alberts, saat berbicara dengan pers pasca melawan Persib Bandung dalam partai lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009 di Stadion Kanjuruhan, Malang, 19 Desember 2009.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts mengaku bingung dengan aturan pergantian lima pemain yang diterapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) saat menghadapi Persela Lamongan pada laga perdana Liga 1 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (16/4/2017).

Robert Rene Alberts seusai pertandingan mengaku sebenarnya masih ingin melakukan pergantian pemain pada babak kedua namun urung dilakukan karena tidak diperbolehkan oleh pengawas pertandingan dengan alasan bukan pemain dari U-23.

"Saya sepertinya harus mendapatkan terjemahan yang benar terkait aturan pergantian lima pemain," kata pelatih asal Belanda tersebut.

BACA JUGA: Lebih Dekat dengan Shane Smeltz, "Marquee Player" Borneo FC

Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 3-1 bagi kemenangan PSM itu, Robert Alberts memang berniat menarik satu pemain U-23 untuk digantikan dengan pemain senior.

Keinginan pelatih asal Belanda itu ditolak pengawas pertandingan dikarenakan Robert dinilai sudah memasukkan tiga pemain senior yakni Rizky Pellu, Faturrahman, dan Ferdinand Sinaga.

Dengan kondisi seperti itu, maka PSM hanya bisa melakukan pergantian pemain lagi namun terbatas pada pemain yang berstatus U-23.

Persoalannya stok yang dimiliki PSM di bangku cadangan hanya menyisakan M Syafei dan Robert justru berencana memasukkan Marc Klok yang merupakan pemain baru asal Belanda.

BACA JUGA: Inspirasi Ayah dan Messi, Anak Medan Ini Ingin Bela Barcelona

Ia menjelaskan, dirinya sempat mendapati situasi yang sulit ketika Ferdinand Sinaga justru diusir ke luar lapangan karena tindakan kerasnya terhadap pemain Persela.

"Jika saja ada pemain yang cedera maka kami hanya bisa bermain sembilan pemain (tidak dapat melakukan pergantian pemain lagi),"ujarnya.

Mengenai hasil yang diraihnya pada pertandingan tersebut, Robert mengaku bangga dan bersyukur. Kemenangan ini juga dikarenakan para pemain telah menjalankan instruksinya selama ini dengan baik dan sesuai yang diharapkan.

"Pemain sudah bermain seperti yang kita inginkan. Kami tentunya berharap dengan hasil positif ini semakin meningkatkan motivasi pemain khususnya saat tampil di laga berikut," ujarnya.



Sumber ANTARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X