Kompas.com - 04/04/2017, 14:34 WIB
Manajer Leicester City, Craig Shakespeare, memberi instruksi kepada anak-anak asuhnya dari tepi lapangan pada pertandingan Liga Champions di Stadion King Power, Selasa (14/3/2017). AFP/OLI SCARFFManajer Leicester City, Craig Shakespeare, memberi instruksi kepada anak-anak asuhnya dari tepi lapangan pada pertandingan Liga Champions di Stadion King Power, Selasa (14/3/2017).
EditorAloysius Gonsaga AE

LEICESTER, KOMPAS.com - Manajer Leicester City, Craig Shakespeare (53), memberikan pernyataan sambil tersenyum dalam konferensi pers menjelang laga Liga Inggris kontra Sunderland di Stadion King Power, Selasa (4/4/2017).

Craig Shakespeare menyapu bersih lima laga pertama bersama Leicester City di semua kompetisi dengan kemenangan. Dia pun ditanyai soal julukan untuk dirinya, seperti halnya sebutan The Special One yang melekat pada pelatih Manchester United, Jose Mourinho.

"Saya pikir saya harus tetap rendah hati karena hanya ada selisih yang sangat tipis dalam sepak bola," kata Shakespeare dalam situs resmi klub.

"Seperti dalam pertandingan melawan West Ham. Terkadang, kami membutuhkan keberuntungan. Mungkin, saya The Lucky One," ucap Shakespeare sambil tersenyum.

Dalam duel melawan West Ham di Stadion London, Sabtu (18/3/2017), Leicester sempat unggul 3-1 sebelum menyudahi laga dengan skor 3-2. Namun, mereka nyaris saja pulang dengan satu poin lantaran pasukan Slaven Bilic terus memberikan gempuran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikutnya, Leicester akan melanjutkan perjuangan dengan menjamu Sunderland yang merupakan tim penghuni dasar klasemen Premier League.

Baca Juga:

Drama (William) Shakespeare di Leicester City

Leicester, Si Liliput Penyelamat Gengsi Premier League

Hasil Liga Inggris, Rekor Leicester di Bawah Suksesor Ranieri

"Kami berusaha keras untuk memenangi setiap pertandingan dan selanjutnya adalah Sunderland. Terakhir kali bertemu, pertandingan berjalan dengan ketat dan saya memperkirakan hal yang sama akan terjadi besok," ujar Shakespeare.

"Entah menghadapi tim terbawah atau teratas, target kami tetap sama, yakni meraih tiga poin," tutur dia lagi.

Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion of Light, Desember lalu, Leicester harus menyerah 1-2 dari Sunderland. Akan tetapi, saat itu The Foxes masih dibesut oleh Claudio Ranieri.

Sekarang, Leicester mempunyai harapan baru di pundak Shakespeare. Dari empat pertandingan Liga Inggris, dia mampu membuat Jamie Vardy cs mencetak 11 gol dan cuma kebobolan empat gol. (Septian Tambunan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.