Conte Sangat Merindukan Liga Champions

Kompas.com - 07/03/2017, 05:26 WIB
Ekspresi pelatih Chelsea, Antonio Conte, saat memimpin anak asuhnya dalam pertandingan melawan Burnley di Stadion Turf Moor pada 12 Februari 2017.  Oli SCARFF / AFPEkspresi pelatih Chelsea, Antonio Conte, saat memimpin anak asuhnya dalam pertandingan melawan Burnley di Stadion Turf Moor pada 12 Februari 2017.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Antonio Conte, mengaku sangat merindukan atmosfer Liga Champions. Hal ini terjadi karena Chelsea tak tampil di kompetisi antarklub Eropa pada musim ini. 

Chelsea tidak bermain di kompetisi Eropa setelah finis di peringkat ke-10 klasemen akhir Premier League pada musim lalu.

Demi mengobati kerinduannya, Conte menyaksikan pertandingan babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City dan AS Monaco di Stadion Etihad, Selasa (21/2/2017)/

"Saya menyaksikan Manchester City melawan Monaco karena saya ingin kembali merasakan atmosfer dan merasakan tipe laga di Liga Champions," ucap mantan pelatih tim nasional Italia itu.

Di tangan Conte yang menangani Chelsea sejak awal musim, The Blues mengalami lonjakan performa. Saat ini, Cesc Fabregas dan kawan-kawan berada di puncak klasemen dari 27 laga yang dilakoninya. Terbaru, menang 2-1 atas West Ham United, Senin (6/3/2017). 

Conte berharap Chelsea tampil konsisten pada sisa laga agar bisa meraih gelar juara, sekaligus bermain di Liga Champions.

"Bagi saya dan pemain, Liga Champions harus menjadi tujuan kami pada setiap musim. Liga Champions harus menjadi rumah kami dan untuk itu kami harus mengerahkan segala kemampuan terbaik agar bisa kembali bermain di sana pada musim depan," ujar Conte.

Menurut Conte, Liga Champions adalah kompetisi besar bagi setiap pemain, klub, dan manajer. Karena itu, dia meminta tim berjuang keras untuk kembali tampil di Liga Champions.

Sebagai pelatih, Conte memang belum pernah merasakan gelar Liga Champions. Pencapaian tertinggi Conte di kompetisi paling elite Eropa adalah menembus babak perempat final musim 2012-2013.

Saat itu, Juventus yang dibesut Conte menelan dua kali kekalahan dengan skor indentik 0-2 dari Bayern Muenchen. Pada 2014, Conte melatih timnas Italia sehingga tak bisa mencicipi atmosfer Liga Champions. 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Daily Star
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X