Kompas.com - 15/02/2017, 21:22 WIB
Seleksi Timnas U-19 di lapangan kamp Bhayangkara Football Club di Markas Polda Jawa Timur, Rabu (15/2/2017). Kontributor Surabaya, Achmad FaizalSeleksi Timnas U-19 di lapangan kamp Bhayangkara Football Club di Markas Polda Jawa Timur, Rabu (15/2/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 103 pesepak bola muda Surabaya berebut lima tiket untuk ikut seleksi Timnas U-19 asuhan pelatih Indra Sjafri. Mereka mengikuti seleksi di lapangan kamp Bhayangkara Football Club di Markas Polda Jawa Timur, Rabu (15/2/2017).

Pesepak bola berusia 14 hingga 18 tahun itu berasal dari 51 klub sepak bola di Surabaya. Seleksi digelar oleh Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Kota (Askot) PSSI Surabaya.

Wakil ketua PSSI Surabaya, Mahrus Afif, mengatakan bahwa seleksi tahap awal akan memilih 40 pemain, selanjutnya dikerucutkan menjadi 5 pemain.

"Lima pemain ini akan diusulkan kepada Asprov PSSI Jawa Timur untuk diseleksi lagi sebelum diusulkan ke Timnas U-19," kata Mahrus.

Secara umum, kata Mahrus, seleksi dilakukan terhadap postur tubuh, teknik dan skill pemain.

"Karena waktunya terbatas, kami ambil yang paling sederhana penilaiannya, yakni skill," ujarnya.

Tahun ini, Timnas U-19 akan tampil pada Piala AFF U-19 yang berlangsung bulan September. Tak hanya itu, tim Garuda Jaya juga dipersiapkan tampil pada Kualifikasi Piala Asia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.