Apa yang Harus Dilakukan Liverpool dan Arsenal untuk Kalahkan Chelsea?

Kompas.com - 17/01/2017, 14:14 WIB
Sundulan gelandang Tottenham, Dele Alli, tak bisa diantisipasi oleh kiper Chelsea, Thibaut Courtois, pada pertandingan Premier League di White Hart Lane, Rabu (4/1/2017). IKIMAGES/AFPSundulan gelandang Tottenham, Dele Alli, tak bisa diantisipasi oleh kiper Chelsea, Thibaut Courtois, pada pertandingan Premier League di White Hart Lane, Rabu (4/1/2017).
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com - Jamie Carragher coba memberi masukan kepada eks timnya, Liverpool, dan Arsenal tentang bagaimana membongkar pertahanan Chelsea.

Liverpool dijadwalkan melawat ke markas Chelsea, Stadion Stamford Bridge, pada partai lanjutan Premier League, Selasa (31/1/2017).

Kemudian, pada Sabtu (4/2/2017), Arsenal mengambil giliran menjamu Chelsea di Stadion Emirates.

Menjelang dua jadwal berat tersebut, Chelsea memiliki modal penampilan solid dalam 15 laga terakhir, yang diwarnai 14 kemenangan dan cuma satu kekalahan.

Dalam kurun tersebut, pertahanan tim berjulukan The Blues juga sulit ditembus. Penjaga gawang Thibaut Courtois membukukan clean sheet dalam sebelas laga.

Berangkat dari serangkaian statistik impresif Chelsea, Carragher pun menilai tidak mudah membongkar pertahanan mereka. Namun, dia bukan berarti tidak melihat celah dalam skema 3-4-3 yang diterapkan Antonio Conte.

Titik lemah pertama ditemukan Carragher ketika Chelsea tengah menyerang. Ada lubang yang ditinggalkan dua pemain sayap, Marcos Alonso dan Victor Moses.

"Lawan bisa mengirimkan umpan ke panjang ke area tersebut," tutur Carragher.

Juara Gol-gol Terbaik Pekan Ke-20 Premier League

Sebaliknya, saat bertahan, The Blues juga dianggap menyisakan ruang kosong di lini kedua. Dengan formasi 5-3-2, tiga gelandang dianggap tampil terlalu padat sehingga melupakan sisi kiri atau kanan.

Dalam skenario ini, lawan disarankan melepaskan umpan silang dari pinggir lapangan sebelum didekati oleh Alonso atau Moses.

"Celah terlihat di sebelah kiri atau kanan gelandang tengah. Inilah yang harus dieksploitasi dari Chelsea," ucap Carragher.

Saran Carragher sudah dipraktikkan oleh Tottenham Hotspur saat menang 2-0 atas Chelsea pada partai lanjutan liga di Stadion White Hart Lane, 4 Januari 2017.

Dua gol tercipta dengan skenario serupa. Sebelum dihadang dua bek sayap, Christian Eriksen melepaskan umpan silang dan bola ditanduk oleh Dele Alli.

Juara Tottenham 2-0 Chelsea: 2 Gol Alli



Sumber Sky Sports
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X