Kompas.com - 06/01/2017, 12:38 WIB
|
EditorFerril Dennys

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manajer Josep "Pep" Guardiola meminta suporter dan pemain Manchester City untuk memiliki keyakinan bahwa mereka bisa bersaing sebagai tim terbaik dunia.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai City telah membuktikannya dalam beberapa tahun terakhir dengan menjuarai 2 gelar Premier League dan 3 gelar domestik seusai kedatangan Shiekh Mansour pada 2008.

City juga untuk kali pertama pernah lolos ke semifinal Liga Champions pada musim lalu, sebelum dikalahkan Real Madrid.

Berdasarkan sejumlah torehan tersebut, Guardiola berpendapat, suporter perlu meyakini tim bisa menjadi "raja" di Eropa.

"Saya ingin membantu bahwa klub memiliki keyakinan terhadap kualitas mereka (Man City) sendiri. Saya ingin juga suporter merasakan bahwa mereka tim bagus. Terkadang pada masa lampau, mereka tidak mendapatkan kepercayaan. Mereka tidak banyak meraih gelar," kata Guardiola.

"Dalam 15 tahun terakhir, Chelsea contohnya, meraih banyak gelar daripada Man City. Namun, City bukan berarti tidak bagus. Saya ingin pemain, suporter, dan yang lainnya di Man City untuk sadar betapa bagusnya tim ini dan cukup bisa bersaing dengan klub lain," tutur Guardiola menambahkan.

Musim pertama Pep bersama City memang tidaklah mudah. Pelatih yang pernah menangani Bayern Muenchen dan Barcelona tersebut mendapatkan tantangan hebat untuk mempersembahkan gelar Premier League musim ini.

Dari 20 laga, City terpaku di peringkat ke-4 dengan merangkum 42 poin. The Citizens tertinggal 7 poin dari penguasa klasemen sementara, yakni Chelsea.

Dengan keyakinan yang tinggi terhadap kemampuan diri sendiri, Pep yakin City memiliki kapabilitas menaklukkan tim-tim hebat.

"Kami menunjukkannya pada musim lalu di Liga Champions saat kami ke semifinal. Menurut saya, kami bisa mengalahkan tim terbaik dunia, Barcelona," jelasnya.

"Saya ingin membangun optimisme untuk meyakini bahwa kami bisa melakukannya (menjadi tim terbaik). Soalnya, saya pernah di Barcelona dan Bayern Muenchen. Saya tahu persis apa artinya bagi orang-orang di sana yang meyakini bahwa kami bisa melakukannya," tuturnya lagi.

Juara Tottenham 2-0 Chelsea: 2 Gol Alli

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber ESPN FC


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Inter Milan Vs Barcelona, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Inter Milan Vs Barcelona, Kickoff 02.00 WIB

Liga Champions
Link Live Streaming Liverpool Vs Rangers, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Liverpool Vs Rangers, Kickoff 02.00 WIB

Liga Champions
Teknik Dasar Pivot dalam Permainan Bola Basket

Teknik Dasar Pivot dalam Permainan Bola Basket

Sports
Taktik Penyerangan dalam Tenis Meja

Taktik Penyerangan dalam Tenis Meja

Sports
Link Live Streaming Bayern Muenchen Vs Viktoria Plzen, Kick-off 23.45 WIB

Link Live Streaming Bayern Muenchen Vs Viktoria Plzen, Kick-off 23.45 WIB

Sports
Kesalahan Start yang Mengakibatkan Pelari Didiskualifikasi

Kesalahan Start yang Mengakibatkan Pelari Didiskualifikasi

Sports
Hasil Sidang Komdis PSSI soal Tragedi Kanjuruhan: Denda Rp 250 Juta hingga Sanksi Seumur Hidup

Hasil Sidang Komdis PSSI soal Tragedi Kanjuruhan: Denda Rp 250 Juta hingga Sanksi Seumur Hidup

Sports
Tragedi Kanjuruhan Masuk Tahap Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Tragedi Kanjuruhan Masuk Tahap Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Liga Indonesia
FX Yanuar: Ingin Tinggalkan Sepak Bola Usai Tragedi Kanjuruhan, Dikuatkan Ayah Korban

FX Yanuar: Ingin Tinggalkan Sepak Bola Usai Tragedi Kanjuruhan, Dikuatkan Ayah Korban

Sports
Inter Milan Vs Barcelona, Blaugrana Unggul Head to Head 6-1

Inter Milan Vs Barcelona, Blaugrana Unggul Head to Head 6-1

Liga Champions
Jawaban PSSI soal Hukuman Pidana Tragedi Kanjuruhan

Jawaban PSSI soal Hukuman Pidana Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Kilas Balik Piala Dunia 1970: Pesta di Azteca, Brasil Raih Titel Ketiga

Kilas Balik Piala Dunia 1970: Pesta di Azteca, Brasil Raih Titel Ketiga

Sports
Hasil AFC Futsal Cup 2022 Indonesia Vs Jepang 2-3: Langkah Bersejarah Garuda Terhenti

Hasil AFC Futsal Cup 2022 Indonesia Vs Jepang 2-3: Langkah Bersejarah Garuda Terhenti

Sports
Laga Liga Champions Akan Dibuka Prosesi Mengheningkan Cipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Laga Liga Champions Akan Dibuka Prosesi Mengheningkan Cipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Liga Champions
Liga 1 2022-2023 Resmi Dihentikan, Ini Tanggapan Kiper Senior Persib

Liga 1 2022-2023 Resmi Dihentikan, Ini Tanggapan Kiper Senior Persib

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.