Kompas.com - 06/12/2016, 07:19 WIB
Para pemain Chapecoense berpose sebelum sepak mula duel semifinal Copa Sudamericana kontra San Lorenzo di Arena Conda Stadium, Chapeco, Brasil, 23 November 2016. Nelson Almeida/AFPPara pemain Chapecoense berpose sebelum sepak mula duel semifinal Copa Sudamericana kontra San Lorenzo di Arena Conda Stadium, Chapeco, Brasil, 23 November 2016.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Asosiasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) resmi menetapkan klub asal Brasil, Chapecoense, sebagai juara Copa Sudamericana 2016.

Conmebol mengumumkan hal tersebut pada Senin (5/12/2016) waktu setempat.

Selain itu, lawan Chapecoense di babak final, Atletico Nacional (Kolombia) akan mendapat penghargaan sebagai tim yang menerapkan fair play.

Sebab, keputusan untuk menjadikan Chapecoense sebagai juara tidak lepas dari usulan klub tersebut.

"Kami menyarankan Conmebol menetapkan Chapecoense sebagai juara Copa Sudamericana untuk bentuk tribut terhadap kehilangan yang mereka alami, serta tanda hormat untuk para korban tragedi yang mereka alami. Bagi Atletico Nacional, Chapecoense adalah juara Copa Sudamericana," demikian bunyi pernyataan resmi Atletico Nacional.


Seperti dilansir situs ESPN, manajemen Chapecoense akan menjadikan gelar tersebut sebagai tribut untuk para korban pesawat yang jatuh di Medellin, Kolombia, Selasa (29/11/2016) WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekitar 76 dari total 81 penumpang dipastikan meninggal dunia, termasuk di antaranya adalah 19 pemain klub yang dijuluki The Big Green tersebut.

Chapecoense menumpang pesawat naas tersebut untuk bertanding melawan Atletico Nacional.

"Conmebol sudah memastikan bahwa Chapecoense akan menjadi juara Copa Sudamericana. Kami sudah menerima dukungan dari semua asosiasi; Conmebol, CBF (Asosiasi Sepak Bola Brasil), FIFA, dan warga Chapeco," kata Ivan Tozzo, presiden interim Chapecoense.

Tozzo mengatakan bahwa klubnya akan segera berkonsentrasi untuk memulihkan diri dan kembali membangun tim.

"Semua orang di Chapeco mencintai sepak bola. Klub ini harus terus ada dan kami akan membangun ulang skuad untuk tahun depan," tutur Tozzo.

Klub-klub saingan Chapecoense di Liga Brasil pun sudah menjanjikan akan meminjamkan pemain mereka secara gratis kepada klub tersebut untuk musim kompetisi mendatang.

Selain itu, seluruh anggota Liga Brasil sepakat bahwa Chapecoense akan dibebaskan dari degradasi selama tiga musim.

Hal tersebut merupakan bentuk dukungan agar Chapecoense bisa menyusun kembali kekuatan mereka yang hilang akibat kecelakaan di Medellin. (Lariza Oky Adisty)



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Ranking BWF Usai Anthony Ginting Amankan Perunggu Olimpiade Tokyo

Update Ranking BWF Usai Anthony Ginting Amankan Perunggu Olimpiade Tokyo

Badminton
Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Internasional
Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Sports
Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Liga Lain
Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X