Kompas.com - 10/11/2016, 11:59 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu agenda dalam Kongres PSSI soal penghapusan pengenaan sanksi perorangan dan atau klub ternyata tidak disetujui oleh voters.

Dalam pemungutan suara, 84 voters menyatakan tidak setuju adanya agenda tersebut, 14 voters setuju, dan 7 abstain. Total ada 105 suara.

Sebetulnya, Komite Eksekutif (Exco) PSSI sudah memasukkannya sebagai agenda dalam kongres kali ini. Namun, ada penolakan dari Persebo Bondowoso dan Manajer Madura Haruna Soemitro.

Hanura menilai harus ada kajian mendalam terhadap penghapusan sanksi. Karena itu, harus diserahkan kepada kepengurusan baru.

Akhirnya, Hinca menggelar pemungutan suara. Hasilnya, mereka menolak ada pembahasan agenda ini. Dengan begitu, agenda penghapusan sanksi kepada klub dan perseorangan dicoret dalam agenda.

Klub dan perorangan yang rencananya diampuni adalah Djohar Arifin, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Widodo Santoso, Farid Rahman, Tuty Dau, Persema Malang, dan Persibo Bojonegoro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.