Akankah Kejadian Lucu Mewarnai Laga Perancis vs Islandia?

Kompas.com - 03/07/2016, 18:49 WIB
Bagan babak perempat final Piala Eropa 2016. ANDREAS JOEVI/JUARA.netBagan babak perempat final Piala Eropa 2016.
|
EditorLatief

KOMPAS.com – Pertandingan penyisihan Grup A Piala Eropa 2016 antara Perancis lawan Swiss di stadion Pierre-Mauroy, Villeneuve d’Ascq, Perancis, Senin, (20/6/2016) waktu Indonesia berjalan seru. Tak ada pemain yang berhasil membobol gawang lawan.

Pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Adu kekuatan dan kelincahan antarkubu sepanjang permainan sangat jelas terlihat.

Lucunya, seragam tiga pemain Swiss sobek pada saat pertandingan. Robekkannya cukup besar, sampai sebagaian tubuh mereka terekspos kamera. Admir Mehmedi, Breel-Donald Embolo, dan Granit Xhaka adalah "korban"-nya.

http://superball.tribunnews.com/ Admir Mehmedi, Breel-Donald Embolo, dan Granit Xhaka adalah tiga pemain Swiss yang jadi korban dalam insiden baju sobek saat melawan Prancis pada Piala Eropa 2016.

Bukan cuma sekali Xhaka terpaksa mengganti baju hingga dua kali. Lagi-lagi itu lantaran seragamnya sobek saat melakukan duel dengan pemain Perancis, Paul Pogba. Sontak, insiden "baju sobek" itu ramai dibicarakan di dunia maya.

Tak berhenti di situ. Di tengah laga, bola pun sempat diganti karena kempis. Pemain Swiss, Valon Behrami, tak sengaja merusak bola saat beradu kelincahan dengan pemain Perancis Antione Griezmann.

Saat itu, Behrami berhasil merebut bola dari Griezmann. Sayang, Behrami tak sengaja menginjak bagian samping bola hingga pull sepatunya menembus sang "Beau Jeu"—bola yang didesain khusus untuk pertandingan Piala Eropa 2016. Bola pun kempis seketika karena mengalami sobekan cukup parah.

http://superball.tribunnews.com/ Bola tersebut pun sobek dan langsung kempes karena mengalami sobek cukup besar.

Bukan hanya sekali kisah pakaian robek itu terjadi. Bahkan, bukan hanya pada pemain, tapi kali ini malah pelatihnya.

Pada babak perempat final Liga Champions 2015, Bayern Muenchen harus berhadapan dengan Porto di Allienz Arena, Jerman, pada Rabu (22/4/2015). Pertandingan dimenangkan Muenchen dengan skor cukup jauh, 6-1.

Sepertinya, pelatih Muenchen saat itu, Josep "Pep" Guardiola terlalu berlebihan mengungkapkan kebahagiaan sampai-sampai jahitan celana di bagian pangkal paha sebelah kiri Pep sobek.

FRANCISCO LEONG/AFP Mantan pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola, menjalani sesi konferensi pers di Lisabon, Portugal, pada Selasa (12/4/2016) waktu setempat.

Itu akan jadi momen yang akan dicatat sejarah bola mengingat Guardiola terkenal sebagai salah satu pelatih dengan selera fashion terbaik. Kejadian ini sempat menjadi topik hangat di dunia maya.

Melorot

Kejadian lucu terkait baju dalam pertandingan bola pernah pula terjadi saat Aston Villa melawan Tottenham Hotspur pada putaran ketiga Piala Liga 2013 di Stadion Villa Park, Inggris, Selasa (24/9/2013).

Kali ini bukan pakaian sobek yang terjadi, melainkan celana melorot. Saat pemain Villa Nicklas Helenius sedang berlari kencang hendak membobol gawang lawan, pemain Tottenham Jan Vertonghen berusaha menghalau.

Karena terdesak, Vertonghen menarik celana Helenius hingga melorot sampai ke lutut. Celana dalam berwarna putih Helenius pun jadi tontonan. Namun, Helenius nampak tak peduli, ia tetap melayangkan tendangan ke arah gawang. Sayang, tendangannya meleset.

Memang, dalam pertandingan bola, kerap terjadi kejutan lucu seperti di atas. Hal itu menjadi bumbu penyedap kompetisi.

Mungkinkah kejutan lain terjadi pada laga Perancis melawan Islandia di Piala Eropa 2016 yang akan tayang Selasa, 4 Juli 2016 pukul 02.00 WIB?

Untuk mengetahui jawabannya, tentu Anda harus menonton langsung laga tersebut. Masalahnya, bagi pemudik yang baru berangkat ke kampung halaman malam ini mungkin akan ketinggalan tanyangan.

www.polytron.co.id Polytron Zap 6 Power

Tenang, pada situasi macam itu, smartphone bisa jadi "penyelamat" Anda. Sekarang pertandingan bola bisa dinikmati lewat layanan streaming di layar ponsel pintar. Terlebih lagi jika smartphone sudah dipersenjatai sistem operasi Fira OS seperti pada Polytron Zap 6 Power.

Sistem operasi berbasis Android Lollipop 5.1 tersebut memiliki ragam fitur, salah satunya FiraTV. Fitur ini memberikan layanan streaming siaran televisi (TV), yang tentu saja menyediakan pilihan untuk menonton Piala Eropa 2016 di mana saja dan kapan saja.

Polytron Zap 6 Power juga dilengkapi baterai berkekuatan 5.800 mAH sehingga Anda bisa menikmati pertandingan selama satu jam penuh di kendaraan tanpa takut kehabisan daya.

Selamat menyaksikan!

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X