Wales Dilarang Pikirkan Juara Piala Eropa

Kompas.com - 02/07/2016, 11:31 WIB
Pelatih Wales, Chris Coleman, merayakan gol Gareth Bale ke gawang Slovakia pada pertandingan pertama Grup B Piala Eropa 2016, Sabtu (11/6/2016). MEHDI FEDOUACH/AFPPelatih Wales, Chris Coleman, merayakan gol Gareth Bale ke gawang Slovakia pada pertandingan pertama Grup B Piala Eropa 2016, Sabtu (11/6/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

LILLE, KOMPAS.com - Pelatih Wales, Chris Coleman, melarang anggota timnya memikirkan gelar juara Piala Eropa 2016.

Pesan tersebut disampaikan Coleman setelah Wales mengunci tiket semifinal. Mereka menang 3-1 atas Belgia pada partai babak delapan besar, Jumat (1/7/2016).

Pasca-kemenangan tersebut, seluruh anggota skuad Wales diimbau untuk tidak larut dalam euforia apalagi terdistraksi dengan mimpi merengkuh trofi.

Gareth Bale cs diminta fokus untuk pertandingan semifinal kontra Portugal di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Rabu (6/7/2016).

"Urutan target kami adalah lolos dari fase grup, mengalahkan Irlandia Utara, lalu tim terbaik Belgia. Kini, tantangan selanjutnya adalah Portugal," tutur Coleman.

"Saya belum memikirkan gelar juara dan menjamin bahwa pemain saya juga demikian. Mereka memikirkan Portugal," ucap dia.

Laju Wales ke semifinal sebenarnya tergolong mengejutkan. Sebab, hanya sedikit tim debutan mampu menembus babak empat besar.

Terakhir, prestasi serupa dicatat oleh Swedia pada Piala Eropa 1992. Di babak semifinal, Swedia kalah 2-3 dari Jerman ketika itu.

Menurut Coleman, ada pelajaran penting yang bisa diambil dari kisah timnya.

"Jangan takut untuk bermimpi karena empat tahun lalu, saya sangat jauh dari capaian ini. Saya mengalami lebih banyak kegagalan daripada kesuksesan, tetapi tetap menikmatinya," kata sang pelatih.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber UEFA,BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X