Inggris Dikalahkan Negara dengan Banyak Gunung Berapi...

Kompas.com - 28/06/2016, 08:31 WIB
Para pemain timnas Inggris (dari kiri ke kanan): bek John Stones, bek Gary Cahill, gelandang Ross Barkley, penyerang Daniel Sturridge dan gelandang Dele Alli berjalan dengan lesu meninggalkan lapangan pertandingan setelah mereka kalah 1-2 dari Islandia pada babak 16 besar Piala Eropa 2016 di Stadion Allianz Riviera, Nice, Perancis, Senin (27/6/2016). TOBIAS SCHWARZ/AFPPara pemain timnas Inggris (dari kiri ke kanan): bek John Stones, bek Gary Cahill, gelandang Ross Barkley, penyerang Daniel Sturridge dan gelandang Dele Alli berjalan dengan lesu meninggalkan lapangan pertandingan setelah mereka kalah 1-2 dari Islandia pada babak 16 besar Piala Eropa 2016 di Stadion Allianz Riviera, Nice, Perancis, Senin (27/6/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Inggris menjadi korban sensasi Islandia pada pagelaran Piala Eropa 2016. Pada pertandingan babak 16 besar di Stadion Allianz Riviera, Nice, Senin (27/6/2016), tim Tiga Singa menyerah 1-2.

Padahal, pasukan Roy Hodgson sempat memimpin berkat penalti Wayne Rooney pada menit keempat. Tetapi dua gol Ragnar Sigurdsson pada menit keenam dan Kolbeinn Sigthorsson pada menit ke-19 mengakhiri kiprah juara dunia 1966 tersebut, yang membuat mereka harus angkat koper.

Kegagalan ini tak hanya membuat manajer Roy Hodgson langsung menyatakan mundur. Sudah pasti, Rooney dan kawan-kawan mendapat banjir kritik serta hujatan lantaran disingkirkan tim debutan dengan peringkat terendah dari seluruh kontestan babak 16 besar (Inggris peringkat ke-11, Islandia ke-34).

Ya, hasil ini terbilang yang paling buruk dalam sejarah sepak bola Inggris sejak tersingkir dari Piala Dunia 1950 di Brasil ketika dikalahkan Amerika Serikat. Padahal mereka sudah sempat unggul ketika laga baru berjalan empat menit berkat gol penalti Wayne Rooney.

Gary Lineker menjadi orang yang paling keras melancarkan kritik. Peraih sepatu emas Piala Dunia 1986 ini menyebut kekalahan tersebut merupakan yang terburuk dalam sejarah Inggris. Ini karena mereka kalah dari Islandia yang lebih banyak jumlah gunung berapi dibandingkan para pemain profesional.

Pria 55 tahun ini pun menyoroti keputusan Hodgson yang meninggalkan kursi pelatih. Menurut Lineker, Hodgson sudah membuat keputusan yang benar dan bermartabat, tetapi selamanya dia dikenang sebagai manajer yang membuat Inggris kalah dari tim sekecil Islandia.

Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X