Kompas.com - 22/05/2016, 04:20 WIB
|
EditorNugyasa Laksamana

ROMA, KOMPAS.com - Juventus berhasil mempertahankan gelar Coppa Italia setelah menang 1-0 atas AC Milan pada laga final di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (21/5/2016) waktu setempat.

Kemenangan Juventus ditentukan lewat gol Alvaro Morata pada masa babak tambahan. Dengan demikian, Juventus telah juara Coppa Italia sebanyak 11 kali, atau yang terbanyak sepanjang sejarah.


Saat babak pertama, AC Milan bisa dikatakan mendominasi jalannya pertandingan. Statistik mencatat adanya kesenjangan jumlah tembakan yang dilepaskan AC Milan dan Juventus.

Menurut Opta, pada babak pertama, AC Milan melepaskan 10 tendangan, meskipun cuma satu yang tepat sasaran. Sementara itu, Juventus hanya menciptakan satu tembakan.

Tak hanya itu saja. Lega Serie A mencatat penguasaan bola AC Milan lebih baik ketimbang Juventus, yakni mencapai 55 persen pada sepanjang pertandingan.

Kendati demikian, berbagai upaya yang dilancarkan oleh tim asuhan Cristian Brocchi belum membuahkan hasil. Kedudukan tanpa gol pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Juventus mulai mencoba untuk keluar dari bayang-bayang Rossoneri. Beberapa kali Juventus sanggup mengancam gawang Gianluigi Donnarumma.

Melalui Paulo Dybala, Juventus nyaris unggul pada menit ke-49. Akan tetapi, peluang emas penyerang asal Argentina itu masih bisa dimentahkan.

Pada menit ke-69, Juventus lagi-lagi menebar ancaman yang kali ini dilakukan oleh Paul Pogba. Ia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.

Akan tetapi, percobaan mantan pemain Manchester United itu masih bisa ditepis Donnarumma, sebelum membentur tiang gawang dan keluar lapangan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maroko Vs Portugal: Singa Atlas Memburu Sejarah Baru

Maroko Vs Portugal: Singa Atlas Memburu Sejarah Baru

Sports
Piala Dunia 2022: Mimpi Buruk Neymar dan Misteri Masa Depannya di Timnas Brasil

Piala Dunia 2022: Mimpi Buruk Neymar dan Misteri Masa Depannya di Timnas Brasil

Internasional
Stadion Manahan Solo Beri Ruang untuk Sepak Bola Wanita

Stadion Manahan Solo Beri Ruang untuk Sepak Bola Wanita

Liga Indonesia
Hasil BWF World Tour Finals 2022: Ahsan/Hendra Menang, All Indonesian Final Bisa Tercipta

Hasil BWF World Tour Finals 2022: Ahsan/Hendra Menang, All Indonesian Final Bisa Tercipta

Sports
Dewan Tinju Indonesia Resmi Dibentuk

Dewan Tinju Indonesia Resmi Dibentuk

Sports
7 Kiper yang Jago Gagalkan Adu Penalti di Piala Dunia, Kroasia Punya 2

7 Kiper yang Jago Gagalkan Adu Penalti di Piala Dunia, Kroasia Punya 2

Internasional
Piala Dunia 2022, Kala Messi Melampiaskan Amarah ke Van Gaal

Piala Dunia 2022, Kala Messi Melampiaskan Amarah ke Van Gaal

Internasional
Piala Dunia 2022, Jurnalis Amerika Serikat Grant Wahl Meninggal Dunia

Piala Dunia 2022, Jurnalis Amerika Serikat Grant Wahl Meninggal Dunia

Internasional
Head to Head Inggris Vs Perancis, The Three Lions di Atas Awan

Head to Head Inggris Vs Perancis, The Three Lions di Atas Awan

Sports
Maroko Vs Portugal: Singa Atlas Siap Jadi Tim Afrika Pertama yang Lolos ke Semifinal Piala Dunia?

Maroko Vs Portugal: Singa Atlas Siap Jadi Tim Afrika Pertama yang Lolos ke Semifinal Piala Dunia?

Internasional
Piala Dunia 2022: Alasan Messi Emosi dan Usir Wout Weghorst

Piala Dunia 2022: Alasan Messi Emosi dan Usir Wout Weghorst

Internasional
Kroasia Vs Brasil, Alasan Neymar Tak Ambil Penalti

Kroasia Vs Brasil, Alasan Neymar Tak Ambil Penalti

Sports
Piala Dunia 2022: Mengapa Neymar Tak Jadi Penendang dalam Adu Penalti Kroasia Vs Brasil?

Piala Dunia 2022: Mengapa Neymar Tak Jadi Penendang dalam Adu Penalti Kroasia Vs Brasil?

Internasional
Kroasia ke Semifinal Piala Dunia 2022, Samai Rekor Jerman Menang Adu Penalti 100 Persen

Kroasia ke Semifinal Piala Dunia 2022, Samai Rekor Jerman Menang Adu Penalti 100 Persen

Internasional
Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2022, Mulai Pukul 11.00 WIB

Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2022, Mulai Pukul 11.00 WIB

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.