Kompas.com - 12/05/2016, 22:10 WIB
Roberto Martinez dan Francesco Guidolin perhatikan laga Everton vs Swansea di Goodison Park, Minggu (24/1/2016). PAUL ELLIS/AFPRoberto Martinez dan Francesco Guidolin perhatikan laga Everton vs Swansea di Goodison Park, Minggu (24/1/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Roberto Martinez resmi dipecat dari kursi manajer Everton, Kamis (12/5/2016). Klub berjulukan The Toffees itu kini dikabarkan memburu Frank De Boer, pelatih Ajax Amsterdam.

Pengumuman resmi dari manajemen Everton memang belum ada. Namun, sejumlah media Inggris termasuk BBC, telah memasang info pemecatan Martinez sebagai tajuk utama pemberitaan.

Pemecatan Martinez dilakukan Everton setelah performa tim dianggap menurun. Dalam 10 pertandingan terakhir di semua ajang, Romelu Lukaku dkk hanya mampu meraih satu kemenangan.

Pada pertandingan terakhir, Everton dihajar dengan skor 0-3 oleh tim yang tengah berjuang menghindari degradasi, Sunderland, Rabu (11/5/2016).

Hal tersebut telah membuat Everton terpuruk di posisi ke-12 klasemen Premier League dengan 44 poin dengan hanya menyisakan satu pertandingan terakhir menghadapi Norwich City di Stadion Goodison Park, Minggu (15/5/2016).

Kondisi ini telah membuat para pendukung Everton menyerukan kepada manajemen klub untuk memecat Martinez secara langsung di tribun penonton menggunakan poster dan spanduk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai pengganti, Frank de Boer menjadi nama terdepan dalam beberapa pekan terakhir.

Pelatih asal Belanda berusia 45 tahun itu baru saja memutuskan pergi dari Ajax Amsterdam pada Kamis, (12/5/2016).

Juara Sunderland 3-0 Everton: Bertahan di Premier League

Martinez menangani Everton sejak 2013 menggantikan David Moyes yang hengkang ke Manchester United.

Sebelumnya, Martinez menangani Wigan Athletic yang sukses menjuarai Piala FA meski terdegradasi pada musim yang sama.

Martinez pun masih menyisakan kontrak berdurasi tiga musim lagi bersama Everton setelah baru menandatangani kesepakatan terakhir berdurasi lima musim pada Juni 2014.

Nilai kontrak selama tiga musim itu dikabarkan bernilai sekitar 4 juta pounds atau 77 miliar rupiah. (Verdi Hendrawan) 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.