Sejarah Baru! Manchester City Tembus Semifinal Liga Champions

Kompas.com - 13/04/2016, 04:08 WIB
Gelandang Manchester City asal Belgia, Kevin De Bruyne, melakukan selebrasi usai mencetak gol tunggal timnya ke gawang Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final Liga Champions di Etihad stadium, Manchester, Selasa (12/4/2016). OLI SCARFF/AFPGelandang Manchester City asal Belgia, Kevin De Bruyne, melakukan selebrasi usai mencetak gol tunggal timnya ke gawang Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final Liga Champions di Etihad stadium, Manchester, Selasa (12/4/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

MANCHESTER, KOMPAS.com - Sejarah baru mengiringi keberhasilan Manchester City ketika menaklukkan Paris Saint-Germain 1-0 pada leg kedua perempat final Liga Champions di Etihad Stadium, Selasa (12/4/2016) atau Rabu dini hari WIB. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, The Citizens melangkah ke semifinal kompetisi antarklub paling elite di Eropa itu.

Manchester City berhak lolos karena unggul agregat 3-2, setelah pada leg pertama pekan lau di Paris mereka bermain imbang 2-2. Kevin de Bruyne menjadi bintang Manchester Biru karena mencetak gol tunggal dalam laga ini.

Dalam pertandingan ini, PSG justru lebih dominan. Berdasarkan catatan WhoScored, mereka jauh lebih unggul dalam penguasaan bola, 64 persen berbanding 36 persen.

Dari segi agresivitas, walau PSG hanya melepas enam tembakan, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.

Menit-menit pertama, PSG mengambil kendali permainan. Skuat arahan Laurent Blanc tersebut nyaris menjebol gawang Joe Hart. Namun, tendangan bebas Zlatan Ibrahimovic masih ditepis Joe Hart.

Manchester City ganti mengancam lewat sepakan Sergio Aguero dari sisi kanan gawang PSG. Namun, tembakan Aguero hanya melebar.

Aksi Aguero di lini depan The Sky Blues memaksa Trapp melanggarnya di kotak penalti. Akibatnya, wasit Carlos Vellasco Carballo menunjuk titik putih.

Namun, Aguero gagal membawa Manchester City unggul karena tendangan penaltinya melebar ke sisi kiri gawang. Ini adalah kegagalan kedua Aguero dari tiga kali mengeksekusi penalti di Liga Champions.

Ketidakberuntungan Aguero tidak berakhir sampai di situ. Tabrakan dengan Thiago Motta dan Adrien Rabiot sempat membuatnya terkapar dan mendapat penanganan medis, sebelum kembali bermain.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, PSG harus kehilangan Thiago Motta yang mengalami masalah pada hamstring-nya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber JUARA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X