Mengejutkan! Ancelotti Pilih Neymar Dibandingkan Gareth Bale

Kompas.com - 02/04/2016, 07:04 WIB
Penyerang Barcelona Neymar merayakan keberhasilannya mencetak gol pada menit ke-51 pertandingan Primera Division melawan Real Sociedad, di Camp Nou, Barcelona, Sabtu (9/5/2015). Gol itu menentukan kemenangan Barcelona 1-0. AFP PHOTO/ QUIQUE GARCIAPenyerang Barcelona Neymar merayakan keberhasilannya mencetak gol pada menit ke-51 pertandingan Primera Division melawan Real Sociedad, di Camp Nou, Barcelona, Sabtu (9/5/2015). Gol itu menentukan kemenangan Barcelona 1-0.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Carlo Ancelotti memilih Neymar daripada Gareth Bale ke dalam tim impiannya untuk el clasico, menjelang megaduel antara dua rival abadi sekaligus raksasa La Liga, FC Barcelona dan Real Madrid, di Camp Nou, Sabtu (2/4/2016) atau Minggu dini hari WIB.

Pada kolomnya untuk media China, Sina Sports, Ancelotti membuat pilihan siapa saja pemain untuk timnya jika dipilih dari skuad El Barca dan El Real. Mantan pelatih Real Madrid ini menjatuhkan pilihan kepada Gerard Pique dibandingkan Pepe, Sergio Ramos daripada Javier Mascherano, Marcelo dibandingkan Jordi Alba, Sergio Busquets dan Ivan Rakitic daripada Casemiro dan Toni Kroos.

Pilihannya itu tidak terlalu mengejutkan. Akan tetapi yang mengherankan ketika Ancelotti menjatuhkan pilihan kepada Neymar daripada Bale untuk mengisi posisi penyerang. Padahal, Bale adalah pemain yang dia datangkan dari Tottenham Hotspur dengan rekor transfer nan fantastis.

Rupanya Ancelotti punya alasan mengapa memilih Neymar. Pelatih asal Italia yang mulai musim depan menjadi bos Bayern Muenchen ini mengatakan bahwa Neymar sedang dalam performa terbaik dalam kariernya.

"Pertumbuhan dan perkembangan Neymar pada musim ini sangat jelas, penampilannya spektakuler begitu juga dengan pengaruhnya dalam tim," ujar Ancelotti yang ditunjuk menjadi pengganti Pep Guardiola di Allianz Arena, markas Bayern.

"Dia sedang memainkan sepak bola terbaik dalam kariernya. Bale juga penting bagi Real Madrid, tetapi dia absen dalam beberapa pertandingan karena cedera. Pada saat ini, Neymar lebih bagus."

Ancelotti menjadi pelatih Real Madrid selama dua musim dari 2013 hingga 2015. Pada musim perdana, Ancelotti langsung mempersembahkan la decima alias gelar ke-10 Liga Champions dan Copa del Rey.

Sayang, musim lalu Ancelotti gagal mempersembahkan trofi bagi El Real. Alhasil, mantan pelatih Reggiana, Parma, Juventus, AC Milan, Chelsea dan Paris Saint-Germain ini dipecat pada akhir musim dan digantikan oleh Rafael Benitez (yang juga dipecat pada awal Januari sehingga Zinedine Zidane naik jabatan menjadi pelatih utama).

Tim impian Ancelotti: Bravo/Navas; Alves/Carvajal, Pique, Ramos, Marcelo; Busquets, Rakitic, Iniesta/Modric; Messi/Ronaldo, Suarez/Benzema, Neymar

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X