Kompas.com - 08/01/2016, 11:21 WIB
Anthony Martial mencetak 2 gol saat Manchester United menang 3-2 atas Southampton, Minggu (20/9/2015). Dok. Manchester UnitedAnthony Martial mencetak 2 gol saat Manchester United menang 3-2 atas Southampton, Minggu (20/9/2015).
|
EditorAnju Christian

GENOA, KOMPAS.com - Nada skeptis mengiringi transfer Anthony Martial dari AS Monaco ke Manchester United pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2015. Martial baru berusia 19 tahun, tetapi dihargai 50 juta euro (sekitar Rp 756 miliar).

Sama halnya dengan sebagian besar penggemar Manchester United, Wayne Rooney pun bertanya-tanya. Siapakah Anthony Martial?

Kiprah Martial memang belum terekspos sebelumnya. Manajer Louis van Gaal juga belum pernah mengamati penampilan Martial secara langsung. Namun, keputusan Manchester United bukan tanpa pertimbangan.

United menggunakan jasa pihak ketiga yang menyediakan rekaman video dan statistik pesepak bola di seluruh dunia. Perusahaan tersebut bernama Wyscout.

"Pada akhir musim lalu, Martial menunjukkan penampilan terbaik dibandingkan dengan sejumlah pemain di Eropa. Dia bermain sangat bagus dalam beberapa partai terakhir Perancis," kata CEO Wyscout Matteo Campodonico.

Selain Manchester United, sejumlah tim Premier League seperti Manchester City, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea ikut berlangganan jasa Wyscout. Di Italia, ada Juventus yang juga menjadi klien Wyscout.

Baca juga: Superkomputer Prediksi Klasemen Akhir Liga Inggris 2015-2016

Data yang disediakan Wyscout memang komprehensif. Mereka memiliki 200 analis yang mengolah data dari 1.300 pertandingan per pekan. Ribuan pemain dari 80 negara di seluruh dunia masuk dalam pantauan perusahaan asal Italia ini.

"Kami mengalami setiap pemain di seluruh dunia, tetapi tidak memberitahukan hasilnya kepada klub. Mereka harus membelinya satu per satu," kata Campodonico.

Pelanggan mereka bukan cuma klub. Mereka juga menyediakan paket langganan untuk agen, pemain, tim nasional, jurnalis, dan wasit.

Pemain jadi bisa mengetahui gaya permainan di kompetisi yang bakal dituju. Adapun agen lebih mudah menjalin kontak dengan klub untuk memasarkan kliennya.

"Berkali-kali, saya berbicara dengan agen dan perwakilan klub. Mereka mengatakan, 'Matteo, saya telah merampungkan transfer'," tutur Campodonico.

Titik nol

Wyscout didirikan di sebuah desa kecil di Italia, Chiavari, pada 2004. Ketika itu, Campodonico tergugah karena melihat kualitas Serie A sedikit tertinggal dengan Premier League.

Oleh karena itu, Campodonico berniat menyediakan informasi berguna untuk pelatih dan pemandu bakat di negeri asalnya. Dia menggelontorkan uang kurang dari 1.000 euro sebagai modal awal.

"Kami membeli kamera, PC yang dilengkapi Windows Movie Maker, dan mulai merekam beberapa pertandingan lokal. Saya masih ingat, kami tak punya uang untuk membeli DVD atau kaset," kata Campodonico.

Baca juga: Video Rekaman Bakal Digunakan dalam Pertandingan Sepak Bola

Banyak kesulitan dialami Campodonico. Dia adalah lulusan Fakultas Ekonomi University of Genoa. Jangan heran apabila dia tak memiliki koneksi ke dunia sepak bola.

Campodonico tak menyerah. Dia terus mengembangkan perusahaan dengan dua prinsip, yaitu kualitas layanan dan inovasi.

Demi mengaplikasikan prinsip sang pemilik, Campodonico merekrut sejumlah eks pelatih dan pemain untuk menjadi analis.

"Kami berinteraksi dengan klub-klub papan atas dunia. Jadi, kami harus menjaga kualitas kerja," tuturnya.

Meski sudah mapan, Campodonico tak berhenti mencari ide baru. Kini, dia tengah merancang paket indeks performa. Klien jadi bisa membandingkan lebih dari satu pemain buruan.

"Anda bisa mengomparasikan pemain AS Monaco dengan Boca Juniors dengan rasio serupa. Klub bisa melakukannya terhadap pemain di seluruh dunia setiap pekan," ucap Campodonico.

Berkat prinsip itu, Wyscout membentuk kredibilitas. Delapan tahun setelah didirikan, mereka mampu menjaring sekitar 32.000 klien.

Campodonico boleh merasa bangga melihat hasil kerja kerasnya. "Hari ini, kami adalah komunitas sepak bola terbesar setelah FIFA," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Master Supandi Menerima Pin Emas dan Dinobatkan Jadi Bapak Taiji Indonesia 

Master Supandi Menerima Pin Emas dan Dinobatkan Jadi Bapak Taiji Indonesia 

Sports
Persib Vs Persikabo, Maung Intip Peluang Dekati Puncak Klasemen

Persib Vs Persikabo, Maung Intip Peluang Dekati Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Hasil dan Klasemen Liga 1, Arema FC Resmi 'Usir' Bhayangkara FC dari Puncak Klasemen

Hasil dan Klasemen Liga 1, Arema FC Resmi "Usir" Bhayangkara FC dari Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Hasil Arema FC Vs Persipura: Menang 1-0 dan Perpanjang Rekor, Singo Edan Rebut Puncak Klasemen

Hasil Arema FC Vs Persipura: Menang 1-0 dan Perpanjang Rekor, Singo Edan Rebut Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Airlangga Kembali Terpilih Jadi Ketum Pengurus Besar Persatuan Wushu Indonesia

Airlangga Kembali Terpilih Jadi Ketum Pengurus Besar Persatuan Wushu Indonesia

Sports
Update Persiapan MotoGP Indonesia: ITDC Pastikan Tak Ada Genangan di Sirkuit Mandalika

Update Persiapan MotoGP Indonesia: ITDC Pastikan Tak Ada Genangan di Sirkuit Mandalika

Motogp
Hasil Barito Putera Vs PSM Makassar: Menang 2-1, Laskar Juku Eja Naik ke 10 Besar

Hasil Barito Putera Vs PSM Makassar: Menang 2-1, Laskar Juku Eja Naik ke 10 Besar

Liga Indonesia
Pelatih Bhayangkara Singgung Evan Dimas Usai Timnya Kalah Tipis dari Persik

Pelatih Bhayangkara Singgung Evan Dimas Usai Timnya Kalah Tipis dari Persik

Liga Indonesia
HT Arema FC Vs Persipura, Tendangan Bebas Carlos Fortes Bawa Singo Edan Unggul 1-0

HT Arema FC Vs Persipura, Tendangan Bebas Carlos Fortes Bawa Singo Edan Unggul 1-0

Liga Indonesia
Perbedaan Kebutuhan Kebugaran Jasmani

Perbedaan Kebutuhan Kebugaran Jasmani

Sports
HT Barito Putera Vs PSM Makassar: Laskar Juku Eja Unggul 2-1

HT Barito Putera Vs PSM Makassar: Laskar Juku Eja Unggul 2-1

Liga Indonesia
Persib Vs Persikabo, Dimas Drajad Siap Dobrak Pertahanan Grendel Maung Bandung

Persib Vs Persikabo, Dimas Drajad Siap Dobrak Pertahanan Grendel Maung Bandung

Liga Indonesia
Meriahkan Tahun Baru Imlek, PUBG MOBILE Bagi-bagi Hadiah

Meriahkan Tahun Baru Imlek, PUBG MOBILE Bagi-bagi Hadiah

Liga Indonesia
Madura United Vs PSIS: Usia Kepala 4 Bukan Halangan, Beto Bantu Laskar Sape Kerrab Menang 2-1

Madura United Vs PSIS: Usia Kepala 4 Bukan Halangan, Beto Bantu Laskar Sape Kerrab Menang 2-1

Liga Indonesia
16 Anggota Asprov PSSI DKI Ingatkan Pelaksanaan Kongres

16 Anggota Asprov PSSI DKI Ingatkan Pelaksanaan Kongres

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.