Meski Lolos ke Semifinal, Arema Sisakan Cela

Kompas.com - 27/09/2015, 21:37 WIB
Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo (kiri), bersama salah satu pemainnya, Samsul Arif, menghadiri konferensi pers usai laga Piala Presiden 2015 melawan Bali United, Mingu (17/9/2015) Christian Anju Silaban/Kompas.comPelatih Arema Cronus, Joko Susilo (kiri), bersama salah satu pemainnya, Samsul Arif, menghadiri konferensi pers usai laga Piala Presiden 2015 melawan Bali United, Mingu (17/9/2015)
|
EditorJalu Wisnu Wirajati
GIANYAR, KOMPAS.com - Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo, mengaku kecewa terhadap anak-anak asuhnya saat menang atas Bali United pada perempat final kedua Piala Presiden di Stadion Dipta, Minggu (27/9/2015). Sebab, Arema menderita kebobolan dua gol.

Dalam pertandingan ini, Arema menang dengan skor 3-2. Mereka berhak melaju ke semifinal dengan kemenangan agregat 5-3.

Akan tetapi, Joko menyatakan bahwa ada target yang tak tercapai. "Kami gagal mencatat clean sheet. Jadi, kami dituntut mencetak gol lebih banyak," kata Joko pada konferensi pers setelah pertandingan.

Untungnya, tuntutan tersebut dipenuhi oleh Cristian Gonzales, yang mencetak ke gawang tuan rumah. Torehan ini sekaligus mengakhiri puasa gol Gonzales dalam beberapa partai terakhir.

Joko sendiri enggan memberikan sorotan khusus kepada Gonzales. "Mungkin, sebelum pertandingan ini, orang-orang berkomentar miring terhadap Gonzales. Namun, saya tak terlalu memedulikan siapa yang mencetak gol. Terpenting, tim bisa menang," lanjutnya.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X