Kompas.com - 20/05/2015, 05:30 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati
JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga bakal bekerja selama lima bulan sesuai dengan Surat Keputusan Menpora Imam Nahrawi. Salah satu tugas Tim Transisi adalah mengambil alih tugas dan kewenangan PSSI.

"Kami bekerja selama lima bulan dengan catatan bisa diperpanjang. Mudah-mudahan masalah sepak bola nasional cepat selesai," kata Ketua Tim Transisi Bibit Samad Rianto, Selasa (19/5/2015), seperti dikutip dari Antara.

Tim yang dibentuk menyusul pembekuan PSSI per 17 April itu secara resmi bekerja mulai Selasa (19/5/2015),  setelah SK dari Menpora Imam Nahrawi turun. SK tersebut dijadikan dasar hukum untuk melaksanakan tugas yang telah diprogramkan oleh pihak Kemenpora.

Bahkan, tim yang sebelumnya berjumlah 17 orang itu telah melakukan rapat perdana bersama dengan Menpora Imam Nahrawi. Pada pertemuan tersebut hanya dihadiri 11 personel karena dua di antaranya tidak hadir dan empat personel lainnya mengundurkan diri.

Personel yang tidak bisa hadir dalam pertemuan tersebut adalah Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dan Iwan Rukminto. Sedangkan personel yang mengundurkan diri adalah Velix Wanggai, Darmin Nasution, Farid Husain, dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Dengan turunnya SK dari Menpora, kata Bibit, pihaknya akan langsung bekerja cepat. Apalagi saat ini sudah dibagi beberapa kelompok kerja yang mengurusi kompetisi hingga timnas Indonesia.

"Besok, Rabu (20/5/2015), rapat kelompok kerja akan dilakukan. Pada rapat tersebut juga akan dibahas rencana pelaksanaan turnamen Piala Kemerdekaan," kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.

Selain membahas Piala Kemerdekaan dan kompetisi, pada rapat tersebut juga akan dibahas masalah timnas Indonesia yang akan turun pada beberapa kejuaraan internasional yang salah satunya untuk SEA Games 2015.

"Rapat juga akan membahas agenda pertemuan dengan FIFA. Kami nantinya akan menjelaskan kenapa menteri saya seperti ini. Mudah-mudahan bisa menerima kami," tutur Bibit.

Selain menangani masalah kompetisi dan timnas Indonesia, Tim Transisi juga mendapatkan tugas untuk membentuk PSSI kepengurusan baru. Hal ini dilakukan karena pemerintah tidak mengakui PSSI di bawah kepengurusan La Nyalla Mattalitti meski AFC dan FIFA telah mengakui.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.