Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ronaldo, Messi, Neuer Masuk Tiga Besar Ballon d'Or

Kompas.com - 02/12/2014, 02:32 WIB
ZURICH, KOMPAS.com — Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kembali masuk tiga kandidat peraih penghargaan FIFA Ballon d'Or. Pada daftar yang dikeluarkan Senin (1/12/2014), dua bintang Primera Division itu akan mendapat saingan dari penjaga gawang Bayern Muenchen dan timnas Jerman, Manuel Neuer.

Ronaldo menjadi favorit untuk kembali menyabet penghargaan individual ini untuk ketiga kalinya, setelah dia memenanginya pada 2008 dan 2013. Penyerang berusia 29 tahun asal Portugal itu menjalani musim yang fantastis selama 2014 karena sukses mewujudkan impian Real Madrid meraih la decima alias gelar ke-10 Liga Champions pada musim lalu serta membuat rekor mencetak 17 gol hanya dalam satu musim kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut. Dia pun menjadi top scorer Eropa.

Sementara itu, Messi, yang sudah empat kali menjadi pemenang secara berturut-turut (2009-2012), sedang mengincar gelar kelima. Meskipun musim lalu tak terlalu bersinar karena tak mempersembahkan trofi besar bagi Barcelona, tetapi apa yang diraihnya baru-baru ini membuat Messi tetap menjadi favorit.

Ya, penyerang berusia 27 tahun asal Argentina tersebut baru saja membuat rekor pribadi. Pada November, dia menjadi top scorer sepanjang masa Primera Division, kemudian disusul dengan menjadi top scorer sepanjang masa Liga Champions berkat hat-trick ke gawang APOEL pada matchday kelima penyisihan grup.

Nah, Neuer melengkapi komposisi tiga finalis yang akan memperebutkan penghargaan ini. Bagi Neuer, ini untuk pertama kali dalam kariernya dia masuk daftar kandidat dan akan menjadi kiper pertama sejak Lev Yashin pada 1963, yang akan dipilih sebagai pesepak bola terbaik di dunia.

Kiper berusia 28 tahun tersebut menjadi sosok di balik keberhasilan Bayern memenangi Bundesliga dan DFB Pokal pada musim lalu, sebelum membawa Jerman menajdi juara Piala Dunia 2014. Di final, Jerman mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 lewat gol Mario Goetze.

Para favorit lain, seperti Thomas Mueller, Toni Kroos, Arjen Robben, dan Philipp Lahm, terlempar dari posisi tiga besar kandidat peraih penghargaan pemain terbaik FIFA, yang diawali pada 1991, dan digabung dengan Ballon d'Or milik France Football pada 2010.

FIFA dan France Football akan mengumumkan pemenang penghargaan individu ini pada 12 Januari pada event FIFA Ballon d'Or Gala.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

Liga Italia
Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Liga Inggris
Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Liga Italia
Borobudur Marathon 2024 Usung Tema 'Run On, Mark It!', Target 10.000 Pelari

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema "Run On, Mark It!", Target 10.000 Pelari

Olahraga
Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Badminton
Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Badminton
Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Internasional
Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Internasional
Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya 'Comeback'

Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya "Comeback"

Liga Indonesia
Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki '4-3-3' dari Ibra

Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki "4-3-3" dari Ibra

Liga Italia
Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Liga Spanyol
Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Indonesia
Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Liga Inggris
Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com