Kompas.com - 29/10/2014, 12:24 WIB
|
EditorOkky Herman Dilaga
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca Pandjaitan, meminta maaf atas nama PSSI ataupun Komdis PSSI perihal laga memalukan antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Yogyakarta, Minggu (26/10/2014) lalu.

Komdis PSSI telah memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (28/10/2014). Setelah mendengar penjelasan keduanya, PSSI mendiskualifikasi PSS dan PSIS dari Divisi Utama.

"Atas nama PSSI, Komdis PSSI memohon maaf kepada masyarakat Indonesia, karena laga PSS Sleman melawan PSIS Semarang mencederai semangat fair play," kata Hinca kepada wartawan seusai sidang.

"Ini kami lakukan karena prinsip dasar bermain sepak bola adalah untuk menang. Namun, mereka malah melakukan sebaliknya," lanjut Hinca.

Lebih lanjut, pihak Komdis PSSI bakal melakukan investigasi lanjutan, khususnya kepada para pemain yang terlibat dalam aksi "adu gol bunuh diri" tersebut. Ia pun mengatakan bahwa dalam investigasi lanjutan itu PSS dan PSIS kemungkinan juga bisa didegradasi. Para pemain juga terancam sanksi larangan bermain seumur hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.