Kompas.com - 19/09/2014, 16:05 WIB
Pemain Indonesia U-19 Hansamu Yama (kanan) beradu dengan pemain Myanmar U-19 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/5/2014). Pertandingan berakhir imbang 1-1. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESPemain Indonesia U-19 Hansamu Yama (kanan) beradu dengan pemain Myanmar U-19 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/5/2014). Pertandingan berakhir imbang 1-1.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com - Berpostur tinggi 180 sentimeter dan kemampuannya membaca permainan lawan menjadikan Hansamu Yama Pratama andalan di lini belakang Tim Nasional Indonesia U-19. Ia juga memiliki ketenangan menguasai bola di wilayahnya sendiri. Dengan berbagai keunggulan tersebut, Hansamu layak disebut sebagai bek modern.

Kemampuan ini melancarkan strategi Indra Sjafri yang menginginkan serangan dengan umpan-umpan pendek dari bawah.

Bersama Muhammad Sahrul Kurniawan, pemain kelahiran Mojokerto, Jawa Timur tersebut menjadi batu karang Garuda Jaya saat menjuarai Piala AFF 2013 dan mengantarkan Timnas U-19 lolos sebagai juara grup pada kualifikasi Piala Asia U-19 2014.

Hansamu pun kemungkinan besar akan tetap menjadi andalan Indra Sjafri saat Timnas U-19 tampil di Piala Asia U-19 di Myanmar pada 9-23 Oktober 2014. Indonesia bersaing dengan Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab.

"Aku bercita-cita membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-20 2015," kata Hansamu.

Bermain di Piala Dunia merupakan cita-cita Hansamu yang telah menetapkan jalan hidupnya di sepak bola sejak kecil.

Hansamu mengawali kariernya dengan membela SSB Mojokerto Muda saat ia masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar. Meski begitu, karier Hansamu bukannya selalu mulus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hansamu pernah gagal masuk tim Liga Medco Provinsi Jawa Timur pada 2008. Kegagalan tersebut justru melecut motivasi Hansamu dalam merajut impiannya sebagai pemain sepak bola.

Ia terus menempa dirinya hingga akhirnya lolos masuk ke tim Deportivo Indonesia SAD di Uruguay pada 2011. Bersama Maldini Pali, Hansamu merupakan angkatan terakhir, sebelum  program pembinaan tersebut ditutup pada 2013. SAD jadi pintu masuk Hansamu membela tim nasional.

"Aku pasti sangat kecewa dengan kegagalan itu. Namun, aku tidak putus asa. Aku terus berlatih hingga akhirnya masuk SAD kemudian berlanjut hingga Timnas U-19," tuturnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PON XX Papua 2021, Cara Loncat Indah Dukung Sportivitas

PON XX Papua 2021, Cara Loncat Indah Dukung Sportivitas

Sports
Kalah dari Bhayangkara FC, Pelatih Persebaya Puji Perjuangan Anak Asuh

Kalah dari Bhayangkara FC, Pelatih Persebaya Puji Perjuangan Anak Asuh

Liga Indonesia
Jadwal UFC 266, Dua Perebutan Gelar dan Comeback Nick Diaz!

Jadwal UFC 266, Dua Perebutan Gelar dan Comeback Nick Diaz!

Sports
Man United Sulit Dapat Penalti, Solskjaer Sindir Juergen Klopp

Man United Sulit Dapat Penalti, Solskjaer Sindir Juergen Klopp

Liga Inggris
Real Madrid Kini Lebih Galak dari Era Ronaldo, Proyeksi 133 Gol!

Real Madrid Kini Lebih Galak dari Era Ronaldo, Proyeksi 133 Gol!

Liga Spanyol
Man United Vs Aston Villa, Ronaldo Digdaya di Depan Gawang The Villans

Man United Vs Aston Villa, Ronaldo Digdaya di Depan Gawang The Villans

Liga Inggris
Indonesia Jajal Arena Pertandingan Jelang Piala Sudirman 2021

Indonesia Jajal Arena Pertandingan Jelang Piala Sudirman 2021

Badminton
Arema FC Vs PSIS - Terdesak, Eduardo Almeida Siap Terima Konsekuensi

Arema FC Vs PSIS - Terdesak, Eduardo Almeida Siap Terima Konsekuensi

Liga Indonesia
Messi Absen Lawan Montpellier, Disiapkan untuk Laga PSG Vs Man City?

Messi Absen Lawan Montpellier, Disiapkan untuk Laga PSG Vs Man City?

Liga Lain
Spezia Vs AC Milan: Kejutan dari Pioli Bernama Daniel Maldini

Spezia Vs AC Milan: Kejutan dari Pioli Bernama Daniel Maldini

Liga Italia
Madura United Vs PSS: Rahmad Darmawan Antisipasi Serangan Balik Super Elja

Madura United Vs PSS: Rahmad Darmawan Antisipasi Serangan Balik Super Elja

Liga Indonesia
Prediksi Skor Chelsea Vs Man City: Modal Rekor Pertemuan, The Blues Menang Tipis

Prediksi Skor Chelsea Vs Man City: Modal Rekor Pertemuan, The Blues Menang Tipis

Liga Inggris
Iwan Setiawan Sebut Persija Vs Persela Laga Terbaik Liga 1 2021-2022

Iwan Setiawan Sebut Persija Vs Persela Laga Terbaik Liga 1 2021-2022

Liga Indonesia
Kata Angelo Alessio soal Kemenangan Perdana Persija di Liga 1

Kata Angelo Alessio soal Kemenangan Perdana Persija di Liga 1

Liga Indonesia
Jadwal dan Link Live Streaming Piala Sudirman, Indonesia Vs Rusia

Jadwal dan Link Live Streaming Piala Sudirman, Indonesia Vs Rusia

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.