Kompas.com - 25/07/2014, 20:38 WIB
Mantan kapten tim nasional Brasil, Cafu, dan Presiden Brasil Dilma Rousseff mengangkat trofi Piala Dunia di samping Presiden FIFA Joseph Blatter (dari kiri ke kanan), di Brasil, Selasa (2/6). KOMPASMantan kapten tim nasional Brasil, Cafu, dan Presiden Brasil Dilma Rousseff mengangkat trofi Piala Dunia di samping Presiden FIFA Joseph Blatter (dari kiri ke kanan), di Brasil, Selasa (2/6).
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Investigasi FIFA ihwal keputusan penunjukan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 bakal kelar September ini. Menurut warta Reuters pada Jumat (25/7/2014), Rusia menjadi tuan rumah pada 2018 sementara Qatar pada 2022.

"Kami berharap mengirimkan laporan kami ke dewan pengadilan minggu pertama September 2014,"kata pernyataan Komite Etik FIFA.

Sejauh ini, mantan Jaksa Penuntut Umum AS Michael Garcia memimpin tim penyelidik untuk dugaan kasus suap dan korupsi pada pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022. Pemilihan itu berlangsung pada Desember 2010. Kala itu, Qatar memenangi pemilihan.

Michael Garcia memulai penyelidikan sekitar 18 bulan silam. Sebelumnya, ia sempat mengatakan laporan akan disampaikan pada Juni silam.

Laporan Garcia nantinya akan diterima hakim Jerman Hans-Joachim Eckert. Ia adalah Kepala Hakim Pengadilan Komite Etik FIFA. Andai pengadil mendapat bukti adanya kasus suap, akan ada sanksi untuk Qatar.

Sebelum perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil, harian Inggris, Sunday Times melaporkan punya "jutaan dokumen" yang mengatakan anggota Komite Eksekutif FIFA waktu itu, Mohammed bin Hammam menjadi dalang terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah. Qatar sudah menolak dugaan suap dan korupsi itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X