Zaccheroni Akui Timnya Kehilangan Konsentrasi

Kompas.com - 15/06/2014, 15:51 WIB
Pelatih tim nasional Jepang, Alberto Zaccheroni, dalam konferensi pers, di Tokyo, Jepang, 12 Mei 2014. FIFA - Koji WatanabePelatih tim nasional Jepang, Alberto Zaccheroni, dalam konferensi pers, di Tokyo, Jepang, 12 Mei 2014.
EditorTjahjo Sasongko

RECIFE, Kompas.com -- Pelatih Jepang, Alberto Zaccheroni mengakui para pemiannya kehilangan konsentrasi saat kebobolan dua gol dalam tiga menit sehingga Pantai Gading berhasil merebut tiga poin di pertandingan pembukaan Piala Dunia Grup C, Sabtu.

Pelatih asal Italia ini mengatakan pihaknya akan menganalisis, baik kinerja dirinya maupun performa tim untuk mencari tahu mengapa timnya tidak dapat tampil seperti yang diharapkan.

"Pagi ini kondisi tim baik, secara fisik maupun mental dan mereka memulai hari dengan baik. Saya harus menganalisis mengapa mereka tidak mampu untuk menjaga permainan mereka tetap baik," kata Zaccheroni.

Jepang memimpin di awal babak pertama melalui gol Keisuke Honda, tapi masuknya Didier Drogba dari bangku cadangan dalam satu jam setelah dimulainya pertandingan terbukti telah memacu kembalinya kemampuan tim Pantai Gading, dengan gol yang dicetak Wilfried Bony dan Gervinho sehingga berhasil mengubah keadaan.

"Dua gol dalam dua menit menunjukkan kurangnya konsentrasi. Di dalam kotak penalti mereka sangat bersemangat dan kami harus mencegah mereka masuk dan menembak dengan bebas dalam posisi itu," katanya.

"Kami membiarkan gelandang mereka untuk melakukan umpan silang dan kami harusnya melakukan pertahanan yang lebih baik untuk mencegah hal itu," ujarnya.

Jepang tidak mampu mengimbangi kekuatan dan kecepatan dari Pantai Gading meskipun mereka telah berupaya keras. Namun mereka tidak mampu untuk kembali menguasai pertandingan.

"Para pemain ingin membalikkan keadaan dan mereka telah berusaha untuk itu. Kerja sama tim kami tidak baik dan ketika kami tidak mampu melakukan kerja sama, terkadang kami mengalami kesulitan," kata pria berusia 61 tahun itu.

Pelatih Jepang sejak 2010 itu mengatakan ia bingung oleh kurangnya barisan dan kemampuan timnya dalam bertahan, tetapi ia juga menambahkan bahwa untuk lolos dari babak kualifikasi Grup C, dengan hasil pertandingan Kolombia mengalahkan Yunani 3-0 pada Sabtu, adalah sesuatu yang masih dimungkinkan.

"Kami masih memiliki dua pertandingan lagi, kami harus menjaga semangat kami untuk tetap tinggi. Kami pernah bermain jauh lebih baik daripada ini sebelumnya dan ketika kami mampu menampilkan penampilan terbaik kami, maka kami akan mendapatkan hasil yang baik," imbuhnya.

"Apa yang sudah terjadi tak perlu dipikirkan lagi. Yang penting adalah apa yang harus kami lakukan selanjutnya," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Ant/Rtr
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerard Pique: Lupakan Persaingan di Lapangan, Saatnya untuk Bersatu Melawan Covid-19

Gerard Pique: Lupakan Persaingan di Lapangan, Saatnya untuk Bersatu Melawan Covid-19

Liga Spanyol
Dukung Pencegahan Covid-19, PSSI Kampanyekan Tagar #GarudaMelawanCorona

Dukung Pencegahan Covid-19, PSSI Kampanyekan Tagar #GarudaMelawanCorona

Liga Indonesia
Pelatih Liverpool 'Ngakak' Melihat Foto Virgil Van Dijk Saat Kecil

Pelatih Liverpool "Ngakak" Melihat Foto Virgil Van Dijk Saat Kecil

Sports
Euro 2020 Ditunda, Juru Taktik Timnas Spanyol Akui Timnya Punya Banyak Waktu

Euro 2020 Ditunda, Juru Taktik Timnas Spanyol Akui Timnya Punya Banyak Waktu

Internasional
'Kami Dipaksa Terus Bermain hingga Sistem Kesehatan Runtuh...'

"Kami Dipaksa Terus Bermain hingga Sistem Kesehatan Runtuh..."

Liga Italia
Tanpa Valentino Rossi, Balap MotoGP Virtual Race Digelar Hari Ini

Tanpa Valentino Rossi, Balap MotoGP Virtual Race Digelar Hari Ini

Motogp
Liga Indonesia Ditangguhkan, Liga Vietnam Jalan Terus

Liga Indonesia Ditangguhkan, Liga Vietnam Jalan Terus

Liga Indonesia
Luis Enrique Terkesan dengan Sikap dan Jiwa Kepemimpinan Sergio Ramos

Luis Enrique Terkesan dengan Sikap dan Jiwa Kepemimpinan Sergio Ramos

Internasional
4 Strategi Pencegahan dari PSSI agar Terhindar dari Virus Corona

4 Strategi Pencegahan dari PSSI agar Terhindar dari Virus Corona

Liga Indonesia
Izin Pengembangan Stamford Bridge Habis Akhir Bulan Ini, Chelsea Masih Abu-abu

Izin Pengembangan Stamford Bridge Habis Akhir Bulan Ini, Chelsea Masih Abu-abu

Liga Inggris
Persib Fasilitasi Ayah Wander Luiz Ikut Tes Covid-19

Persib Fasilitasi Ayah Wander Luiz Ikut Tes Covid-19

Liga Indonesia
VIDEO -  Debut Conor McGregor di UFC, Pemenang Penghargaan KO Terbaik

VIDEO - Debut Conor McGregor di UFC, Pemenang Penghargaan KO Terbaik

Sports
Galang Dana Perangi Virus Corona, Jersey Khusus PSG Ludes dalam 12 Jam

Galang Dana Perangi Virus Corona, Jersey Khusus PSG Ludes dalam 12 Jam

Liga Lain
Sudah Seminggu Arema FC Terapkan Latihan Online

Sudah Seminggu Arema FC Terapkan Latihan Online

Liga Indonesia
Bisa Terjadi Keributan Jika Liga Inggris Dibatalkan dan Liverpool Gagal Juara

Bisa Terjadi Keributan Jika Liga Inggris Dibatalkan dan Liverpool Gagal Juara

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X