Disiplin, Kunci Indonesia Redam Thailand

Kompas.com - 11/12/2013, 15:33 WIB
Para pemain Indonesia saat jelang laga melawan Laos pada laga MNC Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (21/11/2013). KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNAPara pemain Indonesia saat jelang laga melawan Laos pada laga MNC Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (21/11/2013).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia U-23 diminta disiplin dalam bertahan saat melawan Thailand pada lanjutan penyisihan Grup B cabang sepak bola SEA Games 2013 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Kamis (12/12/2013). Pertahanan solid wajib diperagakan Andik Vermansah dan kawan-kawan untuk meredam serangan Thailand yang sangat rapi.

"Thailand tim yang menekankan permainan lewat sayap dan terorganisir. Jadi, kami harus membuat zona pertahanan aman dengan cara bermain disiplin. Pemain depan juga harus membantu pertahanan," jelas pelatih Rahmad Darmawan saat dihubungi, Rabu (11/12/2013).

"Garuda Muda" ingin tetap berada di jalur kemenangan setelah berhasil mengalahkan Kamboja 1-0 pada laga perdana. Thailand juga mengawali turnamen ini dengan hasil memuaskan seusai sukses menaklukkan Timor Leste 3-1.

RD sebetulnya cukup berpengalaman saat melawan Thailand. Saat SEA Games 2011, Indonesia berhasil mengalahkan Thailand 3-1 pada babak penyisihan. Namun, RD tidak mau menggunakan hasil tersebut sebagai acuan kekuatan Thailand saat ini.

"Mereka melalukan persiapan yang sangat serius. Persiapan mereka sudah 11 bulan. Itu sangat ideal dan tim sekarang lebih kompak," tutur RD.

Terlepas dari itu, RD mengaku sudah mempelajari kekuatan Thailand. "Kami juga tentu menyiapkan konsep strategi yang pas. Jujur, kekuatan Thailand hampir di semua lini. Mereka memiliki pemain yang mampu mengontrol bola dengan baik. Mereka juga punya serangan yang kuat dari sektor kanan dan kiri. Jadi itu juga yang akan menjadi fokus kami," ulas RD.

Meski begitu, RD. memandang Thailand memiliki titik kelemahan yang harus dieksploitasi pasukannya pada laga nanti. "Kelebihannya dua fullback mereka rajin menyerang tetapi itu jadi kelemahan mereka. Karena itu, kami harus menyerang dengan cepat dan bermain disiplin menjaga zona pertahanan," ulas RD.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X