Kompas.com - 05/12/2013, 05:03 WIB
Gelandang Everton asal Kosta Rika, Bryan Oviedo (tengah), berselebrasi bersama gelandang asal Belgia Kevin Mirallas (kanan) dan pemain Spanyol Gerard Deulofeu (2 dari kanan), pemain asal Irlandia Seamus Coleman (kiri) dan striker asal Belgia Romelu Lukaku (kiri belakang) usai Everton taklukkan MU 1-0 di Old Trafford, Rabu (4/12/2013). Gol tunggal Everton dicetak Oviedo. AFP/ANDREW YATESGelandang Everton asal Kosta Rika, Bryan Oviedo (tengah), berselebrasi bersama gelandang asal Belgia Kevin Mirallas (kanan) dan pemain Spanyol Gerard Deulofeu (2 dari kanan), pemain asal Irlandia Seamus Coleman (kiri) dan striker asal Belgia Romelu Lukaku (kiri belakang) usai Everton taklukkan MU 1-0 di Old Trafford, Rabu (4/12/2013). Gol tunggal Everton dicetak Oviedo.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MANCHESTER, KOMPAS.com — Manchester United harus menanggung malu di hadapan publiknya ketika menjamu Everton pada lanjutan Premier League, Rabu (4/12/2013) waktu setempat atau Kamis (5/12/2013) dini hari WIB. Setan Merah menyerah 0-1 setelah Bryan Oviedo menjebol gawang David de Gea pada menit ke-86.

Hasil ini membuat MU kian sulit merangkak ke papan atas klasemen sementara karena terpaku di urutan ke-10 dengan koleksi 22 poin. Sementara bagi Everton, tiga poin di Old Trafford ini menjadi sangat penting karena mereka terus memelihara asa bersaing di papan atas dengan koleksi 27 poin, sama dengan yang dikumpulkan Liverpool yang menempati posisi keempat.

Kisah menarik lainnya dari laga ini adalah, David Moyes, yang untuk pertama kalinya bertemu mantan tim setelah menjadi suksesor Sir Alex Ferguson pada musim panas lalu, harus menelan pil pahit. Meski sempat yakin bisa meraih hasil positif karena tren MU yang tak terkalahkan dalam 12 pertandingan di semua kompetisi sejak dipermalukan West Bromwich Albion 1-2 di Old Trafford pada September lalu, tetapi dia harus tertunduk lesu dengan kegagalan ini.

Sebaliknya, bagi Roberto Martinez, ini menjadi kado yang sangat indah. Pengganti Moyes ini tidak cuma mempersembahkan tiga poin untuk mempertahankan Everton di posisi kelima, tetapi dia pun mengakhiri penantian The Toffees untuk menang di markas MU karena sejak menaklukkan Setan Merah 3-0 pada Agustus 1992, Everton tak pernah lagi meraih hasil positif.

Laga yang juga disaksikan Ferguson ini berjalan dengan tempo tinggi karena kedua tim melakukan serangan secara bergantian. Penampilan gemilang penjaga gawang masing-masing tim membuat tak ada gol yang tercipta pada babak pertama.

Pada babak kedua, MU menebar ancaman lewat aksi Patrice Evra ketika menyambut umpan tendangan pojok Wayne Rooney. Tetapi, Tim Howard sangat sigap menahan tembakan bek asal Perancis tersebut. De Gea pun demikian, beberapa kali dia menggagalkan usaha Romelu Lukaku.

Namun, pada menit ke-86, bencana besar menimpa MU karena gawang mereka kebobolan. Lukaku, yang melakukan penetrasi ke kotak penalti, melepaskan umpan silang yang tak mampu dihalau barisan belakang tuan rumah. De Gea berusaha keluar menjemput bola, tetapi Oviedo lebih cepat menerobos dari sayap kiri untuk menendang si kulit bulat yang bersarang di tiang dekat.

Di sisa pertandingan, segala upaya MU tak membuahkan hasil. Pasukan Setan Merah harus puas menerima kenyataan pahit kembali kalah di depan publik sendiri setelah dipermalukan West Brom.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketum PSSI Tegaskan Tak ada 'Deadlock' Saat Berkomunikasi dengan Shin Tae-yong

Ketum PSSI Tegaskan Tak ada "Deadlock" Saat Berkomunikasi dengan Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Kenapa Penghargaan Gol Terbaik Dinamai Puskas Award?

Kenapa Penghargaan Gol Terbaik Dinamai Puskas Award?

Sports
AS Roma Vs Cagliari 1-0: Mourinho Temukan Kepingan yang Hilang

AS Roma Vs Cagliari 1-0: Mourinho Temukan Kepingan yang Hilang

Sports
Skuad Australia untuk Piala Asia Wanita 2022

Skuad Australia untuk Piala Asia Wanita 2022

Sports
Top Skor Liga Inggris: Absen Cetak Gol, Duo Liverpool Tetap Teratas

Top Skor Liga Inggris: Absen Cetak Gol, Duo Liverpool Tetap Teratas

Liga Inggris
3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Liga Italia
Timnas Indonesia Berpotensi Lawan Timor Leste dalam 2 Laga FIFA Matchday di Bali

Timnas Indonesia Berpotensi Lawan Timor Leste dalam 2 Laga FIFA Matchday di Bali

Liga Indonesia
India Open 2022: Ganda Putra India Singgung Marcus/Kevin

India Open 2022: Ganda Putra India Singgung Marcus/Kevin

Badminton
VIDEO - Aksi Heroik Courtois Gagalkan Penalti di Final Piala Super Spanyol

VIDEO - Aksi Heroik Courtois Gagalkan Penalti di Final Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
Polemik Isu Pencoretan Praveen/Melati, Apa Kata Ketum dan Kabid Binpres PBSI?

Polemik Isu Pencoretan Praveen/Melati, Apa Kata Ketum dan Kabid Binpres PBSI?

Badminton
Hasil Atalanta Vs Inter Milan: Nerazzurri Curi 1 Poin di Markas La Dea

Hasil Atalanta Vs Inter Milan: Nerazzurri Curi 1 Poin di Markas La Dea

Liga Italia
Novak Djokovic dan Australian Open: Diawali Keriuhan, Berhias Harapan, Ditutup Kecewa

Novak Djokovic dan Australian Open: Diawali Keriuhan, Berhias Harapan, Ditutup Kecewa

Sports
Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan di Bali

Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan di Bali

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.