Kompas.com - 29/05/2013, 20:25 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pencopotan segel kantor PSSI yang dilakukan hari Rabu (29/5/2013) tidak akan mempengaruhi proses penyidikan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto.

"Penyidikan masih tetap jalan, karena segel ini yang memasang kan bukan dari pihak yang memiliki badan hukum seperti pengadilan," jelas Rikwanto saat dihubungi, Rabu.

Namun demikian, menurut Rikwanto, pihak penyidik masih harus memerlukan waktu untuk menetapkan tersangka, sebab masih harus mendengarkan keterangan dari pihak pelapor yaitu PSSI dan pihak terlapor yaitu Pengprov yang memasang segel.

"Pihak pelapor merasa dirugikan, kita harus lihat dan buktikan betul tidak mereka memang dirugikan," Rikwanto beralasan.

Sebelumnya diberitakan, 14 Pengprov PSSI menyegel kantor pada hari Selasa (14/5/2013) dengan alasan tidak boleh diperbolehkan masuk. Karena kejadian ini PSSI mengadukan masalah ini ke Polda Metro Jaya. Namun demikian penanganan Polda Metro Jaya sempat dinilai agak lambat oleh PSSI, sampai kemudian pencopotan segel dilakukan hari ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.