Kompas.com - 21/03/2013, 06:00 WIB
EditorDaniel Sasongko

JAKARTA, KOMPAS.com — Perwakilan Badan Tim Nasional (BTN) Habil Marati mensinyalir, ada upaya yang dilakukan oleh beberapa orang supaya tidak memasukkan pemain naturalisasi Stefano Lilipaly ke dalam daftar 28 pemain yang lolos seleksi timnas.

Pelatih Rahmad Darmawan sudah mengumumkan 28 pemain yang lolos seleksi tahap pertama pelatnas Pra-Piala Asia Australia 2015 untuk menghadapi Arab Saudi.

Namun, pemain yang memperkuat klub Belanda, Almere City, itu tidak termasuk di antaranya. Lilipaly dicoret dengan alasan masih terganjal administrasi.

"Kalau Stefano bermasalah dengan administrasi itu bohong besar. Proses administrasi kewarganegaraan dia sudah selesai," ujar Habil di Jakarta, Rabu (20/3/2013).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu menjelaskan, semua syarat administrasi Lilipaly sudah selesai, mulai dari paspor, Kartu Tanda Penduduk (KTP), akte kelahiran, surat keterangan dari Federasi Sepakbola Kerajaan Belanda (KNVB), hingga surat pernyataan lima tahun berturut-turut tinggal di Indonesia. "Syarat-syarat itu sudah kami serahkan ke AFC," jelasnya.

Hal itu diamini Direktur Alih Status dan Transfer Pemain PSSI, Marco Paulo. Ia mengatakan, Lilipaly tidak bermasalah dalam proses administrasi kewarganegaraan. Pasalnya, sebagai pemain naturalisasi dia sudah menyelesaikan semua persyaratan yang diminta, sama seperti Sergio van Dijk dan Raphael Maitimo yang termasuk ke dalam 28 pemain.

"Dokumen Stefano, Van Dijk, dan Maitimo mulai dari paspor hingga surat pernyataan dari KNVB sudah masuk ke AFC," katanya.

Oleh karena itu, Habil menilai ada beberapa pihak yang tidak menginginkan Lilipaly memperkuat timnas Indonesia. "Penilaian terhadap Stefano tidak berdasarkan kualitas," timpalnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.