Penggabungan Timnas, JC Versi PSSI Dinilai Tak Punya Konsep

Kompas.com - 29/09/2012, 18:38 WIB
EditorLaksono Hari W

BATU, KOMPAS.com - Para anggota Komite Gabungan atau Joint Comittee (JC) dari KPSI menilai anggota JC dari PSSI tidak memiliki konsep yang jelas dalam mewujudkan lima poin kesepakatan antara PSSI dan KPSI. Anggota JC dari KPSI itu mengklaim telah menyiapakan konsep yang lebih baik dibanding PSSI.

Hal itu disampaikan oleh anggota JC dari KPSI, Jamal Aziz, dalam jumpa pers di training centre (TC) kedua untuk tim nasional versi KPSI di Hotel Kusuma Angrowisata, Kota Batu, Malang, Sabtu (29/9/2012). Menurut Jamal, sejak dikeluarkannya lima poin kesepakatan di bawah pengawasan AFC itu, pihaknya sudah menyiapkan konsep, baik soal peleburan timnas maupun harmonisasi dua kubuKPSI dan PSSI.

Jamal mengatakan, tim KPSI telah menyiapkan konsep peleburan timnas, kongres PSSI di akhir tahun, revisi statuta, dan model kompetisi musim depan. "Setelah JC dibentuk, harus ada satu timnas. Kompetisi kedua kubu sama-sama sah (IPL dan ISL). Segera diselenggarakan kongres agar segera melahirkan timnas terbaik. Saat ini, sudah tidak ada dua PSSI. Anggota JC dari masing-masing kubu itu harus segera menyelesaikan konsepnya. Kita sudah selesai, JC dari kubu Djohar yang tidak siap," ujarnya.

Jamal menambahkan, bukti ketidaksiapan PSSI itu dapat dilihat dari kesiapan yang dilakukan PSSI hingga saat ini. Menurutnya, PSSI tidak punya kerangka acuan kerja dan konsep untuk mewujudkan kelima poin tersebut.

Politisi Partai Hanura itu mengatakan, jika JC dari KPSI dan PSSI sama-sama mempersiapkan kerangka acuan atau format timnas yang terbaik, maka nantinya tinggal menilai timnas dari kubu siapa yang layak masuk timnas resmi.

"Kalau timnas versi KPSI sudah jelas dilatih oleh Alfred Riedl. Kualitas tak perlu diragukan. Kubu dia (timnas PSSI) mana? Dalam TC jelas, sementara timnas mereka tak jelas sekarang ada di mana? Bahkan kita akan ke Australia. Hal itu adalah bentuk kesiapan dan keseriusan," kata Jamal. Hal serupa, kata Jamal, juga terjadi dalam persiapan revisi statuta dan rencana penyelenggaraan kongres.

Jamal menyatakan bahwa timnya akan tetap menunggu pelaksanaan menuju harmonisasi tersebut. Tim dari KPSI berencana mengirimkan surat yang mempertanyakan kepada anggota JC dari PSSI pada Senin (31/9/2012) untuk segera menyelesaikan dualisme dalam sepak bola nasional.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X