Cantona ke Presiden

Kompas.com - 11/01/2012, 02:41 WIB
Editor

Bintang sepak bola Perancis yang juga legenda hidup Manchester United, Eric Cantona, kembali mengejutkan dunia dengan keputusannya untuk mencalonkan diri menjadi presiden Perancis. Dia pun kini sibuk mengumpulkan 500 tanda tangan dukungan dari para pejabat terpilih, yang harus terkumpul sebelum akhir bulan depan, agar dapat ikut dalam proses pemilihan presiden itu.

Cantona memang tidak main- main dengan keikutsertaannya dalam pemilihan presiden Perancis itu. Salah satu legenda hidup sepak bola yang kini berusia 45 tahun itu lumayan lama menjadi seorang aktivis sosial-politik, buntut kekecewaannya melihat kondisi kehidupan masyarakat Perancis.

Surat kabar Liberation dalam situsnya, Senin (9/1), menayangkan seberkas kopi surat Cantona yang dikirimkan kepada wali kota di seluruh Perancis. Dalam surat itu, Cantona menyatakan bertekad memerangi ketimpangan kondisi sosial masyarakat di Perancis, jika diberi peluang untuk melakukannya.

”Saya adalah seorang warga negara yang berkomitmen. Keterlibatan ini mengharuskan saya berbicara lebih serius dari biasanya, tetapi juga dengan penuh pertanggungjawaban ketika negara kita menghadapi pilihan-pilihan sulit,” demikian tulis Cantona.

Dia juga mengkritik kondisi saat ini, yakni kesempatan yang ditawarkan kepada generasi muda sangat terbatas. Sementara ketidakadilan yang ditimbulkan terlalu banyak, terlalu kasar, dan terlalu sis- tematik.

Sebelum mengambil langkah besar dengan pencalonannya sebagai presiden, bintang sepak bola yang penuh kontroversi ini juga pernah menyerukan kepada semua orang untuk menarik uang di rekening bank mereka. Langkah itu sebagai hukuman kepada kalangan perbankan sekaligus protes atas terjadinya krisis keuangan global. Namun, seruannya tidak banyak mendapat tanggapan sehingga tidak terjadi rush di bank-bank Perancis.

Kepada Liberation, Cantona menyatakan sengaja dalam suratnya banyak menekankan pada masalah perumahan dan kemiskinan. Dua hal itu adalah masalah mendasar dan menjadi kekhawatiran jutaan rakyat Perancis.

Pesan mengenai perumahan dan kemiskinan itu memungkinkan dia mengirim pesan yang sederhana tetapi jelas, suatu pesan tentang kebenaran dan kehormatan.

”Saya harus bertindak pada saat saya kemungkinan masih akan didengar,” kata Direktur Sepak Bola di klub New York Cosmos itu.

Pemilihan presiden Perancis itu berlangsung pada April 2012. Jika Cantona berhasil mengumpulkan 500 tanda tangan dukungan, selanjutnya dia pun akan sibuk berkampanye untuk mendapatkan dukungan dari mayoritas rakyat Perancis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X